Minggu, 16 Jun 2019
radarmadura
icon featured
Sumenep
Disdik Evaluasi Kepala Sekolah

Kecewa Nilai Unas Tak Masuk 10 Besar Jatim

17 Mei 2019, 06: 43: 58 WIB | editor : Abdul Basri

GENERASI: Siswa berkendara di kawasan Taman Pottre Koneng, Sumenep, kemarin.

GENERASI: Siswa berkendara di kawasan Taman Pottre Koneng, Sumenep, kemarin. (VIVIN AGUSTIN HARTONO/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP – Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Timur (Jatim) Wilayah Sumenep berharap hasil ujian nasional (unas) jenjang SMA/SMK di Sumenep masuk 10 besar se-Jatim. Sayangnya, target tersebut belum bisa tercapai tahun ini.

Kepala Cabang Disdik Jatim Wilayah Sumenep Sugiono Eksantoso menyampaikan, pihaknya sudah menekankan kepada semua sekolah untuk meningkatkan nilai UN 2019. Namun, hanya beberapa lembaga yang bisa mewujudkan hal tersebut.

”Target saya masuk 10 besar, ternyata masih belum bisa. Kami sudah wanti-wanti para kepala sekolah untuk bisa menaikkan hasil UN tahun ini,” ungkapnya kemarin (16/5).

Meski tidak sesuai ekspektasi, menurut dia, hasil UN SMA/SMK di Kota Keris mengalami sedikit peningkatan. Namun, dia belum membeberkan hasil UN ketika diminta RadarMadura.id. Dia mengaku belum menerima data dari petugas yang bertanggung jawab melakukan rekap.

”Orangnya masih ada kegiatan di Sampang. Datanya belum diserahkan pada saya. Tapi, secara umum ada peningkatan dari tahun sebelumnya,” ucap mantan kepala Cabang Disdik Jatim Wilayah Lumajang itu.

Sugiono mengaku akan mengevaluasi hasil nilai UN 2019. Termasuk, mengevaluasi para kepala sekolah. Dia berharap, target 10 besar bisa tercapai pada 2020. Pihaknya akan terus mendorong sekolah agar meningkatkan hasil UN dari para peserta didik.

”Harus bisa terus meningkat. Kalau tidak bisa, apa saja yang dikerjakan kepala sekolah. Akan kami evaluasi,” tukasnya. 

(mr/bad/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia