Minggu, 20 Oct 2019
radarmadura
icon featured
Sumenep

40 Napi Tak Memenuhi Syarat

Keputusan Remisi di Tangan Kanwil

15 Mei 2019, 15: 51: 56 WIB | editor : Abdul Basri

RUMAH PESAKITAN: Puluhan warga membesuk napi Rutan Kelas II-B Sumenep di Desa Pabian, Kecamatan Kota, kemarin.

RUMAH PESAKITAN: Puluhan warga membesuk napi Rutan Kelas II-B Sumenep di Desa Pabian, Kecamatan Kota, kemarin. (JUPRI/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP – Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah membawa berkah bagi penghuni Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II-B Sumenep. Pasalnya, sejumlah narapidana (napi) yang beragama Islam berkesempatan mendapat remisi alias pemotongan masa hukuman.

Kepala Rutan Kelas II-B Sumenep Beni Hidayat mengatakan, di rutan total ada 197 napi. Namun, hanya 157 orang yang diajukan mendapatkan remisi. Dengan demikian, ada 40 napi yang dipastikan tidak mendapatkan remisi.

”Semua yang memenuhi persyaratan kami usulkan,” ucapnya saat ditemui di ruang kerjanya kemarin (14/5).

Beni menuturkan, secara administratif, napi yang berhak mendapatkan remisi yaitu telah menjalani masa pemidanaan selama 6 bulan. Selain itu, berperilaku baik sepanjang hari dan beragama Islam.

Sementara itu, napi yang tersandung pidana khusus harus menyertakan justice collaborator (JC). Dari 40 napi yang tidak diajukan, 16 di antaranya tidak mempunyai JC. ”Kemudian, yang 24 orang belum sampai 6 bulan,” kata Beni.

Rata-rata napi yang diajukan mendapat remisi itu terbelit kasus pidana umum. Beni mengaku tidak tahu kapan pengumuman remisi itu disampaikan ke lembaganya. Pria asal Bandung, Jawa Barat, itu juga tidak bisa memastikan apakah napi yang diajukan akan mendapat remisi semua atau tidak.

Pihaknya juga tidak tahu berapa potongan masa hukuman kepada napi yang diusulkan. ”Kami hanya mengusulkan yang memenuhi syarat. Masalah itu kewenangan Kanwil (Kantor Wilayah) Jawa Timur (Jatim) ,” tukasnya. (jup)

(mr/han/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia