Minggu, 15 Sep 2019
radarmadura
icon featured
Politik Pemerintahan

Berkarya Dapat Satu Kursi, Incumbent Terlama Nyaris Terjungkal

14 Mei 2019, 05: 05: 53 WIB | editor : Abdul Basri

Berkarya Dapat Satu Kursi, Incumbent Terlama Nyaris Terjungkal

Share this      

BANGKALAN – Perebutan kursi anggota DPRD Bangkalan dapil 2 cukup ketat. Hosyan, caleg incumbent terlama, nyaris tidak lolos. Untungnya, anggota dewan lima periode dari PPP itu masih bisa lolos ke parleman dengan merebut kursi kedelapan.

PPP memperoleh 8.445 suara. Sementara Hosyan hanya meraih dukungan 4.772 suara. Untungnya, dia masih mendapatkan kursi meski kursi terakhir. Suara tertinggi di bawah PPP ditempati Golkar yang hanya mampu mengumpulkan 7.433 suara.

PDIP mendapatkan suara paling tinggi di dapil 2. Partai berlambang banteng moncong putih itu pun berhasil meloloskan dua kadernya ke kursi DPRD Bangkalan. Yakni, Fatkurrahman dan Suyitno.

”Alhamdulillah dapat kepercayaan lagi untuk menjadi wakil rakyat,” kata Suyitno. PDIP mendapatkan kursi kesatu dan kursi ketujuh. ”Semoga menjadi awal yang baik dan amanah,” sambung dia.

Ketua Komisi C DPRD Bangkalan itu menyatakan, persaingan caleg dan parpol di dapil 2 sangat kompetitif. Dia mencontohkan Berkarya yang notabene parpol baru. Parpol tersebut bagus dalam perolehan suara. ”Berkarya dapat satu kursi,” ungkap Suyitno.

Partai Berkarya di dapil 2 cukup diperhitungkan. Sebagai pendatang baru, partai besutan Hutomo Mandala Putra itu mampu menggeser parpol besar lama. Bahkan Berkarya mendapatkan dukungan suara tertinggi kedua setelah PDIP.

Asis, caleg Partai Demokrat, mengatakan, jatah dapil 2 delapan kursi. Demokrat dipercaya dapat satu kursi di parlemen. ”PPP, Pak Hosyan terpilih kembali,” sebutnya. 

(mr/daf/hud/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia