Senin, 24 Jun 2019
radarmadura
icon featured
Politik Pemerintahan

PKB Gagal Dapat Tiga Kursi

Menuju Senayan, Willy Geser Farid Fauzi

13 Mei 2019, 13: 50: 34 WIB | editor : Abdul Basri

PKB Gagal Dapat Tiga Kursi

Share this      

BANGKALAN – Potensi riskan kursi DPR RI Partai Nasdem dan DPRD Jawa Timur antara PKB dan Partai Demokrat terjawab saat rekapitulasi tingkat provinsi. Komposisi calon legislatif (caleg) yang lolos ternyata berubah.

Berdasar data hasil penghitungan dari setiap kecamatan di tingkat kabupaten (form DB1) di empat kabupaten, caleg Nasdem Moch. Farid Al Fauzi lolos melenggang ke senayan. Sebab, politikus asal Bangkalan itu menang tipis atas caleg Willy Aditya. Perolehan suara Farid dengan caleg Willy Aditya hampir sama.

Perinciannya, Farid mendulang 193.389 suara. Sementara Willy Aditya, caleg nomor urut 1 itu hanya mampu di angka 190.336 suara, selisih 3.053 suara.

Tetapi, dalam hasil rekapitulasi tingkat provinsi, justru Willy yang lolos mewakili Nasdem ke parlemen. Sementara, niat Farid Al Fauzi untuk kembali jadi anggota DPR RI pupus. Pemicunya, pada saat rapat pleno rekapitulasi tingkat provinsi, suara Farid di Kecamatan Omben, Sampang, dikembalikan ke caleg Dja’far Shodiq.

Sebab, 5 ribu suara itu dinilai milik caleg nomor urut 4, Dja’far Shodiq. Jumlah suara Farid yang semula 193.389 akhirnya dikurangi 5 ribu. Dengan demikian, yang berhak lolos ke DPRD RI dari Partai Nasdem yakni Willy Aditya.

Persaingan ketat juga terjadi saat perebutan kursi ketiga PKB dan kursi kedua untuk Partai Demokrat pada pemilihan DPRD Provinsi Jawa Timur. Perolehan PKB 631.604 suara ditaksir mendapatkan tiga kursi. Sementara Demokrat hanya satu kursi.

Namun, pada rekapitulasi tingkat provinsi, PKB gagal mendapatkan tiga kursi. Justru Demokrat yang memperoleh dua kursi. Dengan demikian, caleg PKB Nur Faizin gagal dan diganti caleg Demokrat Zainal Abidin.

Mengacu pada DB1 DPRD Provinsi Jatim, Nur Faizin memperoleh 126.321 suara, sedangkan Zainal Abidin mendapatkan 124.828 suara. Caleg Partai Demokrat tersebut hanya selisih 1.493 suara dengan Nur Faizin.

Dalam rekapitulasi tingkat provinsi itu terpaksa membuka berita acara hasil penghitungan perolehan suara tingkat kecamatan (form DA1) di Pamekasan. Setelah dibuka, perolehan suara Partai Demokrat bertambah.

Dengan begitu, PKB tidak jadi mendapatkan jatah kursi ketiga. Malah partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu yang memperoleh jatah kursi kedua.

Ketua Bawaslu Bangkalan A. Mustain Saleh mengatakan, semua laporan ditindaklanjuti pada saat rekapitulasi tingkat provinsi. Dari sekian laporan, formulir model DA1 akhirnya dibuka. Tetapi, yang berbeda mayoritas punya pelapor.

”Bangkalan, semua laporan kami buka lagi DA1. Biar puas. Hasilnya tetap tidak ada yang berubah,” katanya.

Mustain mengungkapkan, perubahan justru terjadi di Sampang dan Pamekasan. Akibatnya, yang semula PKB mendapat tiga kursi di DPRD Provinsi Jatim, berubah menjadi dua kursi. Kemudian, untuk DPR RI, dari Partai Nasdem bukan Moch. Farid Al Fauzi yang memperoleh suara tertinggi, melainkan Willy Aditya.

”DPRD provinsi, Demokrat dapat dua kursi. PKB tidak jadi tiga kursi. Lalu, Willy Aditya yang tinggi suaranya di Nasdem, bukan Moch. Farid Al Fauzi,” pungkasnya.

(mr/daf/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia