Senin, 17 Jun 2019
radarmadura
icon featured
Politik Pemerintahan

PKB dan Demokrat Riskan

10 Mei 2019, 01: 58: 00 WIB | editor : Abdul Basri

PKB dan Demokrat Riskan

Share this      

PEREBUTAN kursi DPRD Jawa Timur juga menarik diikuti. Beberapa calon anggota legislatif (caleg) dipastikan dalam posisi aman. Itu berdasar data sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan dari setiap kecamatan di tingkat kabupaten (form DB1).

Achmad Iskandar misalkan, caleg nomor urut 1 dari Partai Demokrat itu positif terpilih kembali. Sebab, pria asal Sumenep itu mendapat perolehan suara paling tinggi di antara caleg parpol lain. Yakni, 252.226 suara akumulasi dari empat kabupaten.

Caleg yang dipastikan lolos juga adalah Aliyadi. Caleg nomor urut 2 dari PKB itu mendapatkan urutan kedua tertinggi perolehan suara. Dia berhasil meraup 221.264 suara. Berikutnya, Abdul Halim dari Partai Gerindra dan Mahhud dari PDIP.

Selanjutnya, caleg dari Partai Nasdem juga resmi lolos. Bahkan, parpol besutan Surya Paloh itu mendapatkan dua kursi. Kursi pertama Nasdem untuk Mohammad Nasih Aschal dan kursi kedua Nasdem didapat oleh Mohammad Ashari.

Partai Nasdem merupakan peraih perolehan suara tertinggi kedua setelah PKB. Nasdem berhasil mengumpulkan 426.596 suara. Tidak heran jika partai tersebut memperoleh dua kursi berdasarkan metode penghitungan sainte lague, konversi perolehan suara partai ke kursi.

Berikutnya, caleg yang mendapatkan kursi menuju parlemen dari Partai Golkar, PAN, PBB, dan PPP. Masing-masing satu kursi.

Yang cukup ketat kursi ketiga untuk PKB dan kursi kedua untuk Demokrat. Perolehan PKB 631.604 suara, partai yang didirikan Abdurrahman Wahid itu mendapatkan tiga kursi.

Detailnya, 631.604 suara dibagi angka lima. Maka, hasilnya 126.321 suara. Dengan begitu, Nur Faizin lolos. Sementara, Demokrat memperoleh 374.485 suara. Dipastikan partai tersebut dapat satu kursi. Tetapi, berpotensi dua kursi. Sebab, ketika 374.485 dibagi angka tiga sama dengan 124.828. Hanya selisih 1.493 suara dengan PKB. Suara tertinggi di Demokrat Zainal Abidin, caleg nomor 2.

Kondisi tersebut sangat riskan. Namun apabila hasil rekapitulasi tingkat provinsi tetap mengacu pada DB1 hasil rekapitulasi kabupaten, otomatis PKB dapat tiga kursi dan Nur Faizin, caleg nomor urut 7 yang lolos. Jika ada perubahan dalam perolehan suara Partai Demokrat, kursi kedua untuk Demokrat bakal didapat Zainal Abidin.

Komisioner KPU Bangkalan Badrun mengutarakan, rekapitulasi tingkat kabupaten sudah selesai. Kini tinggal rapat pleno rekapitulasi tingkat provinsi. ”Sekarang dalam proses rekap di tingkat provinsi,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya tidak bisa memastikan perolehan kursi di masing-masing parpol. Namun, bagi peserta pemilu sudah bisa diketahui. Acuannya berdasarkan form DB1 DPRD Jatim XVI. ”Caleg bisa mereka-reka sendiri lolos tidaknya. Tapi, kalau kami, tunggu saja pengumuman resminya. Karena sekarang ini masih proses rekap tingkat provinsi,” pungkasnya.

(mr/daf/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia