Sabtu, 14 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Pamekasan

Dua Kecamatan Keliru Input Data, Penetapan DPRD Kabupaten Molor 5 Jam

04 Mei 2019, 22: 14: 40 WIB | editor : Haryanto

TANDA TANGAN: Saksi menandatangani berkas yang disediakan KPU.

TANDA TANGAN: Saksi menandatangani berkas yang disediakan KPU. (Santi Stia Wardani/RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN - Rapat Pleno Penetapan Hasil Penghitungan Suara Pemilu Legislatif (Pileg) yang diselenggarakan KPU Pamekasan pada Sabtu (4/5) molor hingga lima jam. Sebab, ada dua kecamatan yang keliru input data.

Berdasar pantauan Radar Madura.id, Rapat Pleno Penetapan Hasil Penghitungan Suara Pileg dimulai pada pukul 15.00. Seharusnya, acara yang digelar di PKPRI Jalan Kemuning itu dimulai pada pukul 10.00.

Moh Hamzah, Ketua KPU Pamekasan mengatakan, proses rekapitulasi suara pemilu DPRD kabupaten, DPRD Jawa Timur, DPR RI dan DPD selesai pada Jumat malam (3/5).

"Keterlambatan proses penetapan DPRD kabupaten, karena ada kekeliruan input data di Kecamatan Larangan dan Kecamatan Pademawu. Tapi, sekitar pukul 14.00 tadi sudah selesai diperbaiki," ujarnya.

Dikatakan, sebelum proses penetapan  DPRD kabupaten, seluruh saksi setiap partai harus membubuhkan tanda tangan di formulir yang telah disediakan KPU. "Seluruh saksi setiap Daerah Pemilihan (Dapil) harus tanda tangan," imbuhnya.

Disinggung soal data calon anggota DPR RI, DPD, DPR Provinsi dan DPRD kabupaten peraih suara terbanyak di Pamekasan, Hamzah berjanji akan mempublikasikan setelah rapat pleno selesai. "Nanti datanya akan diumunkan," janjinya. (Santi Stia Wardani)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia