Sabtu, 14 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Bangkalan

Perolehan Suara di PPK Menyusut, Caleg Tantang KPU Buka Kotak Suara

29 April 2019, 20: 36: 08 WIB | editor : Haryanto

BAWA BUKTI: Abdul Rohman menunjukan bukti C1 kepada wartawan.

BAWA BUKTI: Abdul Rohman menunjukan bukti C1 kepada wartawan. (Julian Isna/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN - Rekapitulasi dan penghitungan suara di PPK Labang diprotes Abdul Rohman, Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Demokrat. Sebab, perolehan suaranya yang semula 3.000 kini tinggal 27 suara.

Di depan RadarMadura.id, Abdul Rohman didampingi kuasa hukumnya menunjukkan ratusan formulir C1 dan DA1 DPRD Kabupaten. Jika merujuk formulir C1, jumlah total suaranya 3.000 lebih. Anehnya, di formulir DA1 tersisa 27 suara.

Abdul Rohman mengatakan, perolehan suara di seluruh TPS sesuai dengan C1 yang dipegang. Namun, di PPK Labang suaranya raib. "Salah satu contohnya C1 di TPS Jukong, saya dapat suara 34. Tapi setelah sampai di PPK suara saya nol," ucapnya.

Dijelaskan, pihaknya telah membuat laporan kepada bawaslu. Saat saksi protes, PPK tidak menggubris dan menyuruh keluar. "Data saya valid. Saya tantang KPU buka kotak suara dan hitung ulang. Jika saya salah, siap tidak menginjakkan kaki di Bangkalan," tegasnya.

Ditempat terpisah, Ketua KPU Bangkalan Fauzan Jakfar mengatakan, PPK tidak mungkin acuh terhadap protes saksi. "Harusnya, saksi protes saat perhitungan di PPK. Tidak mungkin PPK menyuruh saksi keluar. Untuk hitung ulang, kami akan lakukan asal ada rekom bawaslu," janjinya.

Ketua Bawaslu Bangkalan Ahmad Mustain Saleh berjanji akan menindaklanjuti laporan Abdul Rohman. "Bukti lengkap dan kita akan telusuri. Sebelum rekap selesai, kita rekom KPU untuk hitung ulang. Sebetulnya, kecurangan seperti ini bisa dibawa ke MK," tuturnya. (Julian Isna)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia