Senin, 24 Jun 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Pulang Pengajian, Dianiaya OTD, Lengan Warga Pamekasan Nyaris Putus

27 April 2019, 19: 07: 12 WIB | editor : Haryanto

TAK BERDAYA: F terbaring sakit di Puskesmas Pakong.

TAK BERDAYA: F terbaring sakit di Puskesmas Pakong. (Polsek Waru for RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN - Aksi penganiayaan kembali terjadi di Pamekasan. Kali ini, menimpa seorang remaja berinisial F. Lelaki berusia 17 tahun itu dibacok Orang Tidak Dikenal (OTD) saat melewati jalan Dusun Klerker, Desa Bajur, Kecamatan Waru.

Kapolsek Waru AKP Jauhari mengatakan, peristiwa penganiayaan terhadap F terjadi pada Jumat (26/4) sekitar pukul 23.45. Kala itu, korban usai menghadiri pengajian di Desa Tampojung Guwa, Kecamatan Waru.

"Saat mengendarai motor nopol M 4852 BI dan melintas di jalan Dusun Klerker, tiba-tiba F dibacok tiga OTD. Informasinya, ketiga pelaku mengendarai satu sepeda motor warna hitam," ujarnya.

Menurut Jauhari, F saat ini tengah menjalani perawatan medis di Puskesmas Pakong. "Sebab, yang bersangkutan mengalami luka bacok di lengan kanan dengan panjang kurang lebih 15 centimeter," imbuhnya.

Dijelaskan, belum diketahui secara pasti motif pembacokan yang dilakukan ketiga pelaku. Sebab, sepeda motor F tidak diambil pelaku. Usai menganiaya F, para pelaku langsung kabur. Padahal, lengan kanan F nyaris putus.

"Ketiga pelaku masih buron. Kasus ini, sudah dilimpahkan ke Satreskrim Polres Pamekasan," terang Jauhari. (Santi Stia Wardani)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia