Senin, 24 Jun 2019
radarmadura
icon featured
Madura Events

Matangkan Persiapan Bazar Takjil Ramadan

27 April 2019, 10: 15: 59 WIB | editor : Abdul Basri

BERSINERGI: Kru JPRM mengikuti rapat persiapan Bazar Takjil Ramadan di kantor Disperindag Sumenep kemarin.

BERSINERGI: Kru JPRM mengikuti rapat persiapan Bazar Takjil Ramadan di kantor Disperindag Sumenep kemarin. (BADRI STIAWAN/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP – Ramadan 1440 Hijriah semakin dekat. Persiapan bazar takjil kian dimatangkan. Rapat koordinasi digelar Pemkab Sumenep dengan kru Jawa Pos Radar Madura (JPRM) Biro Sumenep kemarin (26/4).

Rapat ini juga dihadiri perwakilan dishub, polres, Kodim 0827/Sumenep, satpol PP, dan unsur lainnya. Rapat dilaksanakan di kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep.

Plt Kepala Disperindag Sumenep R. Moh. Dihyah Suyuti menyampaikan, pihaknya sudah merapatkan dengan instansi-instansi terkait untuk persiapan bazar takjil. Khususnya dengan JPRM yang selalu berperan serta setiap tahun menggelar kegiatan ini.

Rapat tidak hanya diisi persiapan Bazar Takjil Ramadan 2019, melainkan juga evaluasi pelaksanaan tahun sebelumnya. Berdasar masukan beberapa instansi, ada pertimbangan yang perlu dirapatkan kembali untuk menyatukan persepsi. Terutama tentang persiapan tempat.

”Usulannya ada dua tempat untuk daerah kota. Antara Bumi Sumekar atau Tajamara. Kemudian, faktor keamanan lalu lintas maupun pengunjung,” ungkapnya usai memimpin rapat.

Rapat juga membahas kesiapan palaku usaha atau pedagang yang ingin berperan serta dalam bazar takjil. Sebab, pada dasarnya kegiatan ini digelar agar para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bisa ambil bagian. Pada gilirannya, event ini dapat meningkatan perekonomian masyarakat.

”Pemkab akan memfasilitasi. Target kami, ada 80 pedagang. Masih dalam proses komunikasi dengan para pedagang yang akan mengisi,” ucapnya.

Komunikasi dengan semua instansi akan terus diintensifkan agar pelaksanaan bazar takjil tahun ini maksimal. Pihaknya juga berharap dukungan semua pihak. ”Intinya, saling bekerja sama,” ujarnya.

Kepala JPRM Biro Sumenep Feri Ferdiansyah menyatakan, pihaknya mengusulkan bazar takjil di perkotaan bisa ditempatkan di Tajamara. Sebab, lokasi yang terletak di Jalan Trunojoyo itu lebih strategis daripada di Bumi Sumekar.

Selain itu, jika bazar takjil digelar di Tajamara, akan lebih menguntungkan bagi para pedagang. Mengingat, target bazar takjil ini untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat yang membutuhkan jajanan takjil. ”Lokasi ini sangat prospek untuk meningkatkan ekonomi para pedagang dibandingkan dengan sebelumnya. Kami masih menunggu izin dari bupati terkait usulan ini,” kata Feri.

Selain di Kota, tahun ini JPRM akan menggelar kegiatan bazar takjil di dua lokasi lain di Kota Keris. Yakni, di Sumekar Indah Jaya Abadi (SIJA) Grosir & Retail di Marengan Daya. Kemudian di Tabun Educulture Art, Desa Aeng Panas, Kecamatan Pragaan. ”Semua pedagang asli daerah sekitar. Harapannya, bazar takjil tahun ini sukses dan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” harapnya.

(mr/bad/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia