Selasa, 15 Oct 2019
radarmadura
icon featured
Sumenep

Bupati Sumenep Lantik 24 Pejabat untuk Posisi Baru Mereka

26 April 2019, 14: 00: 05 WIB | editor : Abdul Basri

MEMBANGGAKAN: Bambang Irianto menerima penghargaan sebagai juara 1 kategori pelayanan dalam ajang Madura Awards 2018.

MEMBANGGAKAN: Bambang Irianto menerima penghargaan sebagai juara 1 kategori pelayanan dalam ajang Madura Awards 2018. (RadarMadura.id)

Share this      

Duo Bambang punya prestasi gemilang. Jabatan mereka cemerlang. Dua tokoh peraih penghargaan Madura Awards ini memegang peran penting dalam pemerintahan Sumenep. Dari kepala dinas geser lagi tetap menjadi kepala dinas.

MUSTAJI, Sumenep

KESIBUKAN terlihat sejak pagi di halaman depan Kantor Bupati Sumenep kemarin (15/4). Sejak pagi pegawai sekretariat kabupaten (setkab) sudah mempersiapkan tempat untuk acara. Mereka menata panggung dan menyiapkan umbul-umbul. Sebagian menata meja dan kursi. Tenda warna putih sudah berdiri.

SUKSES: Bambang Heriyanto menerima penghargaan sebagai tokoh pejabat/politik Madura Awards 2017.

SUKSES: Bambang Heriyanto menerima penghargaan sebagai tokoh pejabat/politik Madura Awards 2017. (RadarMadura.id)

Pagi itu Bupati Sumenep A. Busyro Karim melantik 24 orang pejabat untuk posisi baru mereka. Di antara 24 orang tersebut, dua sosok peraih penghargaan Madura Awards. Event yang diprakarsai RadarMadura.id.

Mereka adalah Bambang Irianto dan Bambang Heriyanto. Sama-sama Bambang. Sama-sama berprestasi. Sama-sama berpengalaman di instansi pemerintah. Sama-sama pernah menjabat kepala dinas, dan lagi-lagi dipercaya menjabat kepala dinas.

Bambang Irianto merupakan peraih Madura Awards 2018 kategori pelayanan publik. Saat itu dia masih menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Sumenep.

Sementara Bambang Heriyanto adalah pemenang tokoh pejabat/politik Madura Awards 2017. Kala itu dia menjabat sebagai kepala dinas pertanian tanaman pangan hortikultura dan perkebunan (dispetapahorbun).

Sekitar pukul delapan pagi, kegiatan dimulai. Dibuka dengan upacara peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional Ke-3 dan Hari Damkar Ke-100. Kegiatan tersebut diikuti ratusan pegawai Pemkab Sumenep.

Usai upacara, dimulailah pelantikan pejabat di lingkungan Pemkab Sumenep. Bupati A. Busyro Karim bersama Wabup Achmad Fauzi dan anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumenep berdiri di sebelah timur. Para pejabat yang akan dilantik berdiri di sebelah barat di depan gedung kantor bupati.

Pelantikan ditandai dengan penandatanganan putusan bupati. Kemudian, orang nomor satu di Sumenep itu memberi sambutan sekaligus pesan untuk para pejabat yang baru dilantiknya. Semua hadirin mendengarkan dengan saksama.

Banyak pesan yang disampaikan Bupati Busyro saat itu. Di antaranya, agar para pejabat tersebut menjalankan tugas dengan baik, menjauhi praktik kotor, dan mengayomi masyarakat.

”Ini adalah beban dan tanggung jawab. Tapi kalau dijalankan dengan baik, insyaallah akan berakhir berkah,” kata suami Nurfitriana itu. Lalu, kegiatan ditutup dengan saling bersalaman mengucapkan selamat. Dilanjutkan dengan ramah-tamah.

Saat ini Bambang Irianto menduduki jabatan baru sebagai kepala dinas pendidikan (disdik). Sebelumnya cukup lama menduduki jabatan kepala dinas perumahan rakyat kawasan permukiman dan cipta karya.

Posisi baru ini menggantikan M. Saidi selaku pelaksana tugas (Plt) Kadisdik. Sedangkan kepala dinas perumahan rakyat kawasan permukiman dan cipta karya saat ini diemban Muhammad Jakfar yang sebelumnya sebagai Plt kepala dinas PU bina marga. ”Semoga tanggung jawab ini bisa saya jalankan dengan baik dan bisa membantu masyarakat Sumenep,” kata Bambang Irianto.

Sementara Bambang Heriyanto dipercaya memegang jabatan sebagai kepala dinas ketahanan pangan dan peternakan menggantikan Edi Sutrisno. Sebelumnya dia lama menjabat sebagai kepala dispertapahorbun.

”Saya bersyukur masih dipercaya memegang peran dalam tubuh Pemkab Sumenep. Saya harap kinerja saya tidak mengecewakan masyarakat dan Tuhan yang selalu mengawasi saya,” ungkap Bambang Heriyanto.

Sesuai pesan Busyro, kedua tokoh tersebut menganggap jabatan sebagai amanah. Sebagai manusia mereka mengaku masih memiliki banyak kekurangan. Namun, mereka bersepakat untuk melakukan yang terbaik untuk Bumi Sumekar.

(mr/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia