Selasa, 15 Oct 2019
radarmadura
icon featured
Pamekasan

Sopir Beri Bantal, Truk Masuk Sungai

26 April 2019, 13: 36: 26 WIB | editor : Abdul Basri

JADI TONTONAN: Warga melihat truk yang nyungsep ke sungai di Jalan Raya Pamekasan–Sumenep, Desa Tambung, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, kemarin.

JADI TONTONAN: Warga melihat truk yang nyungsep ke sungai di Jalan Raya Pamekasan–Sumenep, Desa Tambung, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, kemarin. (MOH. ALI MUHSIN/RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN – Suara benturan keras mengagetkan warga di Jalan Raya Tambung sekitar pukul 04.00 kemarin (25/4). Disusul teriakan minta tolong terdengar dari titik suara benturan tersebut. Warga pun langsung berhamburan keluar dari rumah masing-masing menuju lokasi.

Sebuah truk bernomor polisi N 8762 UC nyungsep ke sungai sedalam 5 meter. Kendaraan tersebut bermuatan ribuan lembar asbes. Warga langsung turun ke sungai untuk memberikan pertolongan. ”Ternyata ada kecelakaan,” kata Sohib, santri Al Kodiri tidak jauh dari TKP.

Sebelum warga turun memberikan pertolongan, dia melihat sopir truk bisa keluar sendiri karena kaca pintu dalam kondisi terbuka. Sementara kernetnya terjebak di dalam dan harus dikeluarkan oleh warga. ”Setelah dievakuasi, kami larikan mereka ke Puskesmas Larangan,” terangnya.

Truk tanpa bak itu terbalik dengan keadaan moncong truk di bawah. Seluruh muatan asbes hancur tertindih badan truk. Bodi truk bagian depan ringsek. Kacanya pecah. Tembok dan besi jembatan sisi kiri patah.

Polisi lalu lintas dari Satlantas Polres Pamekasan langsung melakukan pengamanan arus lalu lintas. Sebab, jalan tersebut sempat macet karena dipadati warga. ”Saya berangkat sekitar pukul 19.00 dari Malang. Dari Malang ke Suramadu dikemudikan Lofik. Lalu, saya yang mengemudikan dari Suramadu hingga Pamekasan sebelum TKP,” kata Indra, 35, kernet truk asal Malang saat ditemui di Puskesmas Larangan.

Sang sopir, Lofik Mariono, 53, merupakan warga Desa Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Malang. Dia mengalami luka di bagian lengan dan wajah. Sopir truk tersebut dilarikan ke RSUD dr Slamet Martodirjo setelah sempat dibawa ke Puskesmas Larangan.

Sekitar 100 meter sebelum TKP, lanjut Indra, Lofik kembali menggantinya sebagai sopir. Saat itu, laju kendaraan dengan kecepatan sedang. Namun, kondisi truk yang akan mengantarkan asbes ke Sumenep tersebut tiba-tiba oleng ke kiri saat tiba di jembatan.

”Saat itu Mas Lofik ngasih bantal ke saya agar istirahat. Nah, tiba-tiba mobil oleng ke kiri dan langsung nyungsep,” terangnya.

Menurut Indra, Lofik sudah puluhan tahun bolak-balik Malang–Sumenep. Karena itu, dia sudah paham jalan di Madura. ”Kalau saya masih dua kali,” terangnya dalam kondisi diinfus.

Kanit Laka Lantas Polres Pamekasan Iptu Tamsil Effendi mengatakan, kecelakaan tersebut diakibatkan karena sopir tidak konsentrasi dan ngantuk. ”Kita beri police line di sekitar TKP. Kita berupaya untuk mengangkat badan truk tersebut,” jelasnya.

(mr/sin/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia