Kamis, 23 May 2019
radarmadura
icon featured
Bangkalan

Pemilu Usai, ASN yang Terlibat Kampanye Caleg Belum Disanksi Bupati

25 April 2019, 21: 08: 30 WIB | editor : Haryanto

RAMAI: Pemotor melintas di depan kantor BKPSDA Bangkalan.

RAMAI: Pemotor melintas di depan kantor BKPSDA Bangkalan. (Julian Isna/RadarMadura.id)

BANGKALAN - Meski tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) terbukti terlibat dalam kampanye salah satu Calon Legislatif (Caleg), hingga kini belum menerima sanksi. Padahal, pelaksanaan pemilu serentak sudah selesai digelar 17 April lalu.

Kepala BKPSDA Bangkalan Mohamad Gufron mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima berkas putusan ketiga ASN tersebut. "Belum ada pemberitahuan atau keputusan apa-apa terkait itu (ASN, Red). Kalau sudah ada keputusan, pasti kita keluarkan suratnya," tuturnya.

Sementara itu, Hadari selaku Kepala Inspektorat Bangkalan menyatakan, pihaknya sudah menyerahkan rekomendasi kepada bupati pada 10 April lalu. Sebab, yang berhak memutuskan sanksi terhadap ketiga ASN adalah bupati.

"Kami sudah menyerahkan rekomendasi sanksi yang layak kepada ASN. Pemberian sanksi mutlak keputusan bupati. Kalau bapak bupati sudah pulang dari luar kota, sanksi akan diberikan," ucapnya saat itu.

Perlu diketahui, pada masa kampanye, ada tiga ASN terlibat kampanye caleg di salah satu pusat perbelanjaan di Bangkalan. Setelah diusut, ketiga ASN dinyatakan melanggar Undang-Undang (UU). (Julian Isna)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia