Kamis, 17 Oct 2019
radarmadura
icon featured
Politik Pemerintahan

Kapolsekta Pamekasan Tak Melanggar Pemilu

25 April 2019, 12: 44: 15 WIB | editor : Abdul Basri

BERIKAN KETERANGAN: Ketua Bawaslu Pamekasan Abdullah Saidi.

BERIKAN KETERANGAN: Ketua Bawaslu Pamekasan Abdullah Saidi. (ANIS BILLAH/RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN – Laporan tim pemenangan capres-cawapres Prabowo-Sandi terkait dugaan pelanggaran pemilu yang menyeret nama Kapolsek Kota (Kapolsekta) Pamekasan AKP Puryanto kandas. Pemeriksaan laporan dugaan pelanggaran pemilu itu sudah selesai. Bawaslu menegaskan bahwa pernyataan Kapolsekta tidak termasuk dalam pelanggaran pemilu.

Ketua Bawaslu Pamekasan Abdullah Saidi mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, pihaknya tidak menemukan adanya dugaan pelanggaran pemilu. Dengan demikian, pihaknya tidak bisa melanjutkan laporan pelapor. ”Setelah kami melakukan kajian, pernyataan terlapor tidak masuk dalam pelanggaran pemilu,” katanya kemarin (24/4).

Dari hasil keterangan saksi dan bukti yang dihimpun Bawaslu, undang-undang yang disangkakan pelapor meleset. Sebab, menurutnya, dalam kegiatan tersebut Kapolsekta tidak terlibat dalam kegiatan kampanye. Yang menjadi acuan Bawaslu pasal 280 UU 7/2017 tentang Pemilu.

Dalam UU tersebut disebutkan bahwa yang dilarang jika pelaksana dan atau tim kampanye dalam kegiatan kampanye pemilu mengikutsertakan pihak kepolisian. ”Itu kan tidak dilibatkan, tapi dengan sendirinya Kapolsekta mengungkapkan pernyataan itu. Dalam kasus ini tidak ada tim pelaksana kampanye,” ungkapnya.

Meski begitu, laporan tersebut tetap diproses. Pihaknya menilai pernyataan Kapolsekta dalam video berdurasi 2 menit 12 detik mengarah itu masuk dalam pelanggaran lain. Karena itu, Bawaslu merekomendasikan hasil pemeriksaan kasus tersebut kepada komisi kode etik Polri.

Pihaknya tidak berhak untuk memberikan sanksi karena tidak masuk dalam pelanggaran pemilu.

”Jadi yang menentukan sanksi dari Polri sesuai dengan perundang-undangan kepolisian,” ujarnya.

Anggota Tim Pemenangan Capres-Cawapres Prabowo-Sandi Pamekasan Khairul Kalam mengaku sudah mengetahui hasil pemeriksaan Bawaslu. Surat pemberitahuan Bawaslu disampaikan satu hari sebelum pesta demokrasi dimulai.

Kendati demikian, hingga saat ini pihaknya belum menentukan langkah menanggapi laporannya tersebut. Saat ini pihaknya masih fokus pada hasil pemilu. ”Cuma, itu (hasil pemeriksaan Bawaslu) jelas-jelas ada sesuatu. Kami tidak menerima terkait hal itu,” ucapnya. (bil)

(mr/luq/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia