Sabtu, 23 Nov 2019
radarmadura
icon featured
Sumenep

Perbanyak Penumpang sebelum Tambah Maskapai

25 April 2019, 12: 21: 04 WIB | editor : Abdul Basri

BEROPERASI: Petugas membantu membawa barang bawaan penumpang dari bagasi pesawat Susi Air di Landasan Bandara Trunojoyo Sumenep kemarin.

BEROPERASI: Petugas membantu membawa barang bawaan penumpang dari bagasi pesawat Susi Air di Landasan Bandara Trunojoyo Sumenep kemarin. (BADRI STIAWAN/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP– Pelayanan penerbangan di Bandar Udara (Bandara) Kelas III Trunojoyo Sumenep bertambah sejak maskapai Susi Air bergabung. Sebelumnya, hanya Wings Air yang beroperasi di bandara di Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep itu.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo Sumenep Indra Triyanto menyampaikan, Susi Air bergabung sejak Kamis (18/4). Pesawat perintis dengan kapasitas penumpang 12 kursi itu kembali melayani penerbangan kedua kemarin (24/4). Rute penerbangan Sumenep–Bawean.

Pesawat Wings Air dengan kapasitas 72 kursi sudah mulai melayani penerbangan di Bandara Trunojoyo sejak pertengahan 2018. Semula, maskapai dari Lion Air Group itu hanya melayani empat kali penerbangan sepekan. Namun sejak Maret 2019, pesawat komersial itu sudah beroperasi setiap hari.

Indra mengaku sudah melakukan upaya soal rencana penambahan penerbangan. Salah satunya berkomunikasi dengan sejumlah maskapai penerbangan. ”Sementara saat ini penambahan penerbangan ke Sumenep masih dua maskapai,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, jumlah maskapai penerbangan dari Bandara Trunojoyo terus bertambah. Hal itu bisa mudah tercapai jika jumlah pengguna jasa transportasi udara juga mengalami peningkatan. ”Kami masih mencoba meningkatkan supaya penumpang ini naik. Bagaimana mau masukkan pesawat satu lagi kalau satu saja tidak pernah penuh,” kata Indra.

Dari segi bisnis, lanjut dia, pesawat komersial itu akan datang ke suatu daerah jika memiliki potensi penumpang. Rencana ke depan, pihaknya akan terus mencoba mengajak maskapai lain untuk ikut bergabung.

Indra juga mengaku pernah berkomunikasi dengan pihak Nam Air. Namun, dengan rute penerbangan yang berbeda dengan Wings Air. Jika maskapai tersebut bersedia, kemungkinan rute penerbangannya Sumenep–Banjarmasin. Bisa juga Sumene–-Surabaya dan Surabaya–Banjarmasin.

”Mereka (Nam Air, Red) masih mengkaji itu. Sudah kami tawarkan pada maskapai yang lain,” ucapnya.

Untuk Susi Air, berkontrak dengan Bandara Trunojoyo tidak hanya untuk melayani penerbangan Sumenep–Bawean, tapi juga Bawean–Surabaya. Kemudian, Surabaya–Karimunjawa. Maka dari itu, jadwal penerbangan pesawat perintis tersebut masih dilakukan dalam sepekan sekali.

Dia berharap minat masyarakat untuk menggunakan jasa penerbangan semakin meningkat. Dengan begitu, keberadaan dua maskapai penerbangan dari Bandara Trunojoyo bisa terus melayani. ”Kalau penumpangnya terus meningkat, maskapai lain akan tertarik untuk ikut bergabung,” tukasnya.

(mr/bad/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia