Senin, 24 Jun 2019
radarmadura
icon featured
Bangkalan

Tuding Tidak Profesional, AMPD Datangi KPU dan Bawaslu Bangkalan

23 April 2019, 21: 29: 04 WIB | editor : Haryanto

SAMPAIKAN ASPIRASI: Massa AMPD saat menyampaikan uneg-unegnya.

SAMPAIKAN ASPIRASI: Massa AMPD saat menyampaikan uneg-unegnya. (Julian Isna/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN - Massa dari Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi (AMPD) mendemo kantor KPU dan Bawaslu, Selasa (23/4). Massa menuding KPU dan Bawaslu tidak profesional.

Mathur Husyairi, juru bicara AMPD mengaku heran. Sebab, caleg yang tidak pernah berjumpa dengan masyarakat meraih suara banyak. Misalnya Zainuddin Amali, Erik Hermawan dan juga Imron Amin.

"Perolehan suara Zainuddin Amali dan Imron Amin 150 ribu dan tertinggi di Bangkalan. Padahal, Zainuddin Amali tidak punya tim. Bahkan suara di TPS minim," jelas Mathur.

BERI TANGGAPAN: Ketua KPU Bangkalan saat menanggapi aspirasi AMPD.

BERI TANGGAPAN: Ketua KPU Bangkalan saat menanggapi aspirasi AMPD. (Julian Isna/RadarMadura.id)

AMPD menuntut rekapitulasi dan penghitungan suara dihentikan. Termasuk, minta Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kecamatan Konang, Galis dan Geger. Terakhir, minta penghitungan suara ulang.

Ketua KPU Bangkalan Fauzan Jakfar berterima kasih atas aksi AMPD. "Ini bentuk kepedulian ke KPU. Kami akan menampung seluruh aspirasi. Jika ada kecurangan, laporkan disertai bukti. Kita akan tindak tegas," janjinya.

Hal serupa dikatakan Ketua Bawaslu Bangkalan, Ahmad Mustain Saleh. Ditegaskan, pihaknya terbuka menerima seluruh laporan kecurangan. Jika ada bukti, akan diselidiki dan diproses.

"Kita sangat support, itu tambahan semangat ke bawaslu. Semua C1 ada di bawaslu. Itu senjata terakhir kita di MK nanti. Jika ada laporan, kita buka data. Jika betul, langsung kita proses," jelasnya.

Sebelumnya, RadarMadura.id sempat bertemu dengan Zainuddin Amali usai pencoblosan 17 April. Ia menghimbau masyarakat tidak mudah terpengaruh money politik. (Julian Isna)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia