Rabu, 16 Oct 2019
radarmadura
icon featured
Politik Pemerintahan

Pendatang Baru Bakal Warnai Parlemen

PPP Melenggang, Sejumlah Partai Tumbang

23 April 2019, 14: 40: 05 WIB | editor : Abdul Basri

LANJUTKAN PENGABDIAN: Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Ismail (kanan) bersalaman dengan Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Muhammad Sahur. Mereka diyakini kembali merebut kursi dewan.

LANJUTKAN PENGABDIAN: Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Ismail (kanan) bersalaman dengan Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Muhammad Sahur. Mereka diyakini kembali merebut kursi dewan. (PRENGKI WIRANANDA/RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN – Rekapitulasi suara hasil pemilihan umum (pemilu) di tingkat kecamatan masih berjalan. Tetapi, penghitungan di internal partai politik (politik) nyaris rampung. Partai Perstuan Pembangunan (PPP) diprediksi meraup suara terbanyak di Pamekasan.

Sejumlah parpol papan atas tumbang. Nasdem yang semula memiliki 4 kursi di DPRD Pamekasan diprediksi hanya memperoleh satu kursi. Satu kursi tersebut dipersembahkan oleh pendatang baru atas nama Hamidi dari daerah pemilihan (dapil) 5. Sementara caleg petahana dari partai restorasi itu dikabarkan tak satu pun tersisa.

Kabar pilu juga menimpa PDI Perjuangan. Partai banteng moncong putih itu diprediksi abstain di parlemen. Padahal pada Pileg 2014, partai besutan Megawati Soekarnoputri itu memiliki 2 kursi dewan dari dapil 1 dan dapil 5.

Lima calon petahana PAN juga dikabarkan sulit mendapatkan kursi. Perolehannya sangat sedikit dibandingkan dengan partai lain. Begitu pula dengan PBB. Empat calon petahana dari partai tersebut juga berguguran.

Bahkan, Suli Faris, nakhoda PBB Pamekasan, disebut-sebut terancam gagal. Politikus senior itu dikabarkan tidak bisa mempertahankan kursinya untuk kali kelima lantaran digeser pendatang baru separtai. Yakni, Hamdi yang juga berangkat dari dapil 3.

Di sisi lain, sejumlah partai justru meraup kursi signifikan. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diyakini memperoleh 8 kursi. Partai Gerindra juga memastikan memperoleh 5 kursi dari semula hanya 3 kursi.

Ketua DPC PPP Pamekasan Halili Yasin mengatakan, penghitungan internal partai berdasarlaporan saksi di tiap tempat pemungutan suara (TPS).Partai dengan lambang Kakbah itu memastikan memperoleh sebelas kursi. Bahkan, bisa tembus 13 kursi.

Dapil 1 memastikan memperoleh satu kursi, dapil 2 tiga kursi, dan dapil 3 tiga kursi. Sementara dapil 4 tiga kursi dan dapil 5 satu kursi. Menurut Halili, partai yang dinakhodai sejak awal 2018 itu bisa menambah dua kursi dewan dari dapil 1 dan dapil 4.

Dari 11 kursi yang nyaris pasti diraih, sembilan di antaranya calon petahana. Pada Pileg 2014, partai dengan lambang warna hijau itu memperoleh sembilan kursi. Tahun ini ditarget mendapat 10 kursi. Namun, hasilnya di atas target. ”Alhamdulillah berkat kerja kompak seluruh kader, target bisa terlampaui,” katanya kemarin (22/4).

Ketua Bappilu DPC Partai Demokrat Pamekasan Ismail mengatakan, berdasar hasil real count internal hampir dipastikan partai berlambang Mercy itu memperoleh enam kursi. Perinciannya, dapil 3 dua kursi, sementara dapil lainnya satu kursi. ”Insyaallah sangat memungkinkan tambah satu kursi di dapil 1,” ujar mantan aktivis PMII itu.

Dari 6 kursi itu, 3 di antaranya wajah baru. Dua calon petahana gugur. ”Pada Pileg 2014, kami dapat 5 kursi, dua gagal tahun ini,” katanya.

Ketua DPD Partai Nasdem Pamekasan Abdullah Ibrahim mengakui ada beberapa calon petahana yang kemungkinan tidak lolos. Namun, dia enggan berspekulasi karena penghitungan resmi KPU masih berlangsung.

Tetapi, Ra Dulla memastikan bahwa kepercayaan masyarakat pada Nasdem masih tinggi. Indikasinya, dia memperoleh suara cukup signifikan pada perebutan kursi DPRD Jawa Timur. ”Insyaallah saya ada harapan jadi anggota DPRD provinsi,” katanya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Abd. Syukur belum menanggapi kabar partainya yang terancam tidak memperoleh kursi. Dia beralasan masih menunggu hasil penghitungan KPU. ”Menunggu penghitungan KPU,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Pamekasan Taufiqur Rahman mengatakan, hasil perolehan suara meningkat daripada Pileg 2014. Tahun ini partai berlambang garuda itu memperoleh satu kursi di tiap dapil. Meski demikian, perolehan itu jauh di bawah target 8 kursi.

”Konsentrasi kami terpecah di pilpres dan pileg. Tapi, ada peningkatan kursi sudah alhamdulillah, kami bersyukur,” katanya. Sementara itu, Ketua DPC PBB Pamekasan Suli Faris belum bisa dimintai keterangan.

Di tempat terpisah, Ketua KPU Pamekasan Moh. Hamzah mengatakan, sesuai jadwal, rekapitulasi tingkat kecamatan harus selesai paling lambat 27 April 2019. Kemudian, dilanjutkan pada rekapitulasi tingkat kabupaten. ”Insyaallah selesai tepat waktu sesuai jadwal,” tandasnya.

(mr/pen/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia