Kamis, 17 Oct 2019
radarmadura
icon featured
Sportainment

Madura United Berambisi Putus Rekor Buruk

Dejan: Kami Akan Buat Sejarah

22 April 2019, 10: 05: 59 WIB | editor : Abdul Basri

TAK BOLEH LEPAS: Playmaker Madura United Zah Rahan Krangar dikawal ketat dua pemain Persebaya dalam ajang Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

TAK BOLEH LEPAS: Playmaker Madura United Zah Rahan Krangar dikawal ketat dua pemain Persebaya dalam ajang Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. (A. YUSRON FARISANDY/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN – Madura United akan melakoni pertandingan leg pertama perempat final Piala Indonesia di kandang Persebaya, Kamis (25/4). Namun, Laskar Sape Kerrap dihantui rekor minor selama bermain di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) yang merupakan markas Bajul Ijo.

Dalam tiga lawatannya ke GBT, Madura United tak pernah mencetak gol. Itu terjadi pada dua kompetisi berbeda. Pertemuan pertama kedua tim terjadi kala berhadapan di fase Grup C Piala Presiden 2018 (28/1). Sebagai tim tamu, Madura United kalah tipis 1-0.

Selanjutnya terjadi di Liga 1 2018, saat bersua di putaran kedua (25/10) Madura United kalah telak 4-0. Sementara pertemuan ketiga terjadi di babak semifinal leg pertama Piala Presiden (3/4). Greg Nwokolo dkk takluk dengan skor tipis 1-0.

Hal ini menjadi kesulitan yang selalu dialami tim kebanggaan masyarakat Madura tersebut. Tak hanya itu, Persebaya selalu mengungguli Madura United dalam hal kemenangan. Dari lima kali pertemuannya sepanjang dua tahun terakhir, kedua tim pernah sekali bermain imbang.

Itu terjadi pada pertandingan putaran pertama Liga 1 musim 2018 (28/5). Madura United yang bermain sebagai tuan rumah ditahan imbang dengan skor 2-2. Selain laga tersebut, Persebaya merajai jumlah kemenangan sebanyak 4 kali.

Pelatih Madura United Dejan Antonic berkomentar soal rekor buruk timnya selama bertemu Persebaya. Menurut dia, ini adalah kesempatan bagi anak asuhnya membuktikan kualitasnya. ”Saya sering bilang, kami akan buat sejarah sebagai tantangan,” terang Dejan kemarin (21/4).

Dia mengatakan, seluruh pemainnya sudah belajar dari pertemuan sebelumnya dengan Persebaya. Permainan tim terus tunjukkan progres positif. ”Tim ini sudah tiga bulan kerja sama-sama, pelan-pelan. Pasti tim ini lebih bagus. Kami akan persiapkan dengan baik,” tutur pelatih asal Serbia tersebut.

”Pasti ada orang percaya dan ada orang tidak percaya. Tapi, saya masih percaya 110 persen kepada anak-anak. Semua pemain percaya, dan kami harus lihat situasinya,” tambah mantan pelatih Borneo FC tersebut.

Meski berambisi putus rekor buruk kala bertemu Persebaya, Dejan tidak menginstruksikan khusus siapa pemain yang mencetak gol nanti. Dia lebih mementingkan berusaha mendapat hasil bagus.

Tekad kuat penyerang sayap Madura United Andik Vermansah untuk membawa timnya meraih gelar juara kian besar. Saat ini dia sedang mencari cara dan berusaha maksimal untuk mempersembahkan prestasi di tim barunya ini. ”Kesempatan di Piala Indonesia ini saya akan berusaha dan bekerja untuk dapatkan piala,” kata Andik.

Dalam karirnya, pemain 27 tahun itu pernah mengangkat trofi juara bersama klub asal Malaysia, Selangor FA. Dia mempersembahkan satu trofi Piala Malaysia 2015. Berkat raihan itu, Andik berkesempatan tampil di Piala AFC 2016.

Hal serupa bakal bisa dicapainya bersama Madura United. Sebab, kampiun Piala Indonesia 2018 bakal mendapat slot tampil di Piala AFC 2020. Namun, Andik enggan memikirkan soal target lolos zona Asia.

”Untuk AFC pasti ingin, tapi yang terpenting saat ini bisa mempersembahkan trofi untuk Madura United,” imbuh pemain kelahiran Jember itu. Selain menjadi juara Piala Indonesia 2018, kesempatan untuk tampil level Asia musim depan juga didapat lewat pencapaian di Liga 1 2019. Syaratnya, klub harus menjadi juara atau runner-up kompetisi kasta tertinggi Indonesia.

Bicara prioritas, Andik sama-sama ingin meraih juara di dua ajang tersebut bersama Madura United. ”Keduanya (Piala Indonesia dan Liga 1) sangat penting. Kami fokus yang terdekat,” ucap pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2016 dan 2018 tersebut.

(mr/dam/luq/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia