Senin, 27 May 2019
radarmadura
icon featured
Politik Pemerintahan

Sampang Jadi Atensi Bawaslu

Tindak Tegas Pengacau Pemilu

21 April 2019, 16: 35: 07 WIB | editor : Abdul Basri

PANTAU: Koordinator Divisi Humas dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Jatim Nur Elya Anggraini didampingi Ketua Bawaslu Sampang Insiyatun memantau rekapitulasi suara di Kecamatan Kota Sampang kemarin.

PANTAU: Koordinator Divisi Humas dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Jatim Nur Elya Anggraini didampingi Ketua Bawaslu Sampang Insiyatun memantau rekapitulasi suara di Kecamatan Kota Sampang kemarin. (RUSYDI ZAIN/RadarMadura.id)

SAMPANG – Berdasar pengalaman, Sampang selalu punya sejarah dalam setiap pemilihan. Pada rekapitulasi suara tingkat kecamatan kali ini dipantau langsung oleh Bawaslu Jawa Timur.

Koordinator Divisi Humas dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Jawa Timur Nur Elya Anggraini mengatakan, pihaknya datang ke Sampang untuk supervisi rekapitulasi suara. Supervisi dilakukan untuk mengantisipasi dan mencegah serta memastikan tidak ada kesalahan berkaitan dengan penjumlahan.

”Sampang ini menjadi atensi Bawaslu, mengingat sejarah dan kejadian yang sudah-sudah,” terangnya saat memantau rekapitulasi suara di Kecamatan Kota Sampang kemarin (20/4). Pihaknya terus berkoordinasi dengan Bawaslu kabupaten dan kecamatan hingga desa untuk melaksanakan pengawasan dan mendeteksi serta mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

TELITI: Panitia pemilihan melihat form C6 di Kecamatan Kota Pamekasan kemarin.

TELITI: Panitia pemilihan melihat form C6 di Kecamatan Kota Pamekasan kemarin. (PRENGKI WIRANANDA/RadarMadura.id)

”Sempat ditemukan kesalahan penjumlahan. Tapi sudah diperbaiki saat itu juga dan diketahui oleh semua pihak,” ungkapnya.

Berkaitan dengan dugaan pelanggaran yang melibatkan penyelenggara harus tetap diproses sesuai aturan. Dia berharap seluruh penyelenggara melaksanakan tugas dengan baik. ”Sementara ini supervisi kami lakukan di wilayah kota karena TPS-nya paling banyak,” imbuhnya.

Entri data form C6 ke sistem informasi penghitungan suara (situng) di Pamekasan selesai. Rekapitulasi perolehan suara tingkat kecamatan dimulai. Bawaslu harus memastikan tidak ada perubahan data sedikitpun. Jumlah suara harus sama dengan hasil perolehan di TPS. ”Meski ada kekeliruan penulisan, perbaikannya tetap harus sepengetahuan saksi,” jelas Ketua Bawaslu Pamekasan Abdullah Saidi.

Ketua KPU Pamekasan Moh. Hamzah mengatakan, sesuai jadwal, rekapitulasi tingkat kecamatan itu dilakukan hingga 27 April. Jika rekapitulasi tingkat kecamatan tuntas, dilanjutkan pada rekapitulasi tingkat kabupaten. ”Kami optimistis selesai tepat waktu,” tandasnya.

Sementara itu, personel TNI dan Polri tetap siaga melakukan pengamanan di tempat penyimpanan logistik pemilu. Itu dilakukan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan. Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa’ludin Tambunan juga sudah meninjau pengamanan pasukan di 18 kecamatan.

Pengamanan di tingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK) tidak ada yang mengkhawatirkan. Polisi akan mengambil tindakan tegas jika ada pihak yang berusaha mengacaukan tahapan pemilu. ”Kami akan tindak tegas kelompok yang akan menghambat rekapitulasi di PPK,” tegas Boby.

Ketua KPU Bangkalan Fauzan Jakfar mengapresiasi pengamanan oleh anggota TNI dan Polri. Dia berharap semua tahapan pemilu berjalan lancar. ”Luar biasa dan sangat profesional,” tukasnya. (jup)

(mr/rus/pen/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia