Kamis, 19 Sep 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Wakapolda: Tidak Ada Tambahan Pasukan

19 April 2019, 14: 32: 10 WIB | editor : Abdul Basri

JELASKAN: Wakapolda Jatim Brigjen Pol Toni Harmanto memberikan keterangan di halaman Polres Sampang kemarin.

JELASKAN: Wakapolda Jatim Brigjen Pol Toni Harmanto memberikan keterangan di halaman Polres Sampang kemarin. (RUSYDI ZAIN/RadarMadura.id)

Share this      

KERICUHAN pada saat pemilihan umum (pemilu) serentak di Sampang dipastikan tertangani dengan baik oleh aparat kepolisian. Tidak ada tambahan pasukan untuk membantu personel yang bertugas di lapangan.

Wakapolda Jatim Brigjen Pol Toni Harmanto berkunjung ke Sampang kemarin (18/4). Kedatangan orang nomor dua di Polda Jawa Timur itu tidak fokus berkaitan dengan kasus yang telah menyeret lima tersangka tersebut. Kedatangannya dalam rangka memastikan dan memantau situasi serta kondisi terkini pasca pemilu.

Menurut dia, pihaknya sudah berkunjung ke empat kabupaten di Madura. ”Pasca pencoblosan ini rutin seperti sebelumnya, selalu dipantau dan dilihat langsung kondisi di lapangan seperti apa, ini tujuan kami ke sini,” katanya.

Fokus kunjungannya adalah ke KPU di tiap kabupaten. Selanjutnya, melakukan rapat internal di lingkungan polres untuk mengetahui secara detail kondisi dan situasi terkini. ”Untuk Sampang tidak ada tambahan anggota pasukan, sama saja seperti lainnya,” ungkapnya.

Secara keseluruhan pihaknya menegaskan bahwa kejadian-kejadian yang menonjol pada Pemilu 2019 dapat dikendalikan. Jadi, sampai saat ini kondisinya mayoritas kondusif dan terkendali. ”Saya enggan berkomentar mengenai kasus penembakan di Sampang,” ujarnya.

Ketua KPU Sampang Syamsul Muarif mengatakan, kunjungan Wakpolda dalam rangka meninjau seberapa jauh proses dan tahapan pemilu. Dia mengajak semua pihak menjaga kondusivitas dan keamanan secara bersama pasca pencoblosan ini.

(mr/rus/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia