Senin, 27 May 2019
radarmadura
icon featured
Sumenep

Mutasi Jabatan Meleset

17 April 2019, 13: 11: 51 WIB | editor : Abdul Basri

Edy Rasiyadi  Sekretaris Kabupaten Sumenep.

Edy Rasiyadi Sekretaris Kabupaten Sumenep. (MUSTAJI/RadarMadura.id)

SUMENEP – Wacana mutasi besar-besaran sudah didengungkan Pemkab Sumenep. Bukan hanya di tingkatan staf, para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) juga akan digeser. Sempat terdengar rencana mutasi digelar April. Tapi, rencana tersebut meleset.

Buktinya, sampai saat ini belum ada tanda-tanda dilakukan mutasi, apalagi besar-besaran. Menurut Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sumenep Edy Rasiyadi, mutasi jabatan tidak bisa dilakukan saat ini. Sebab, sekarang masih masuk bulan politik.

”Nunggu pemilu dulu. Ini kan masih fokus ke pemilu. Baru setelah pemilu, kami ke Jakarta,” kata Edy Rasiyadi kemarin (16/4).

Jika pengajuannya setelah pemilu, kemungkinan besar mutasi jabatan tidak bisa digelar bulan ini. Sebab, pengajuan di Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) membutuhkan waktu yang tidak singkat. Lazimnya, pengajuan ke KASN memakan waktu minimal dua pekan.

”Mudah-mudahan itu bisa dipercepat. Kan tergantung di KASN. Di Jakarta tidak bisa langsung ketemu,” ujarnya. ”Mudah-mudahan Mei awal terealisasi. Manusia hanya merencanakan, Tuhan yang menentukan,” imbuhnya sembari tertawa ringan.

Mutasi jabatan di Sumenep sudah mendesak. Sebab, sejumlah OPD saat ini tidak memiliki pimpinan definitif. Di antanya, dinas PU bina marga, dinas pendidikan, dan bakesbangpol.

Di samping itu, ada sekitar sepuluh kepala OPD yang jabatannya kedaluwarsa. Mereka menjabat lebih dari lima tahun. Karena itulah mutasi besar-besaran menjadi keharusan agar OPD kembali segar.

Edy mengungkapkan, sekitar 80 persen OPD akan diisi wajah baru. ”Utamanya, mereka yang sudah di atas dua tahun, apalagi lima tahun, akan dimutasi,” pungkasnya.

(mr/mam/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia