Rabu, 18 Sep 2019
radarmadura
icon featured
Bangkalan

Disambar Petir, Dua Petani di Bangkalan Meninggal di Sawah

Tiga Orang Lainnya Dinyatakan Selamat

15 April 2019, 22: 44: 56 WIB | editor : Haryanto

BERDUKA: Kerabat membaca Alquran di samping jenazah Mat Niri.

BERDUKA: Kerabat membaca Alquran di samping jenazah Mat Niri. (Istimewa)

Share this      

BANGKALAN - Nasib dua petani yang sedang menggarap sawah di Kecamatan Geger, Senin siang (15/4) benar-benar nahas. Sebab, keduanya meregang nyawa usai disambar petir. Sementara ketiga petani lainnya yang ikut tersambar petir selamat.

Dua petani yang meninggal bernama Mat Niri (41) asal Desa Lergunong, Kecamatan Klampis. Seorang lagi bernama Musrifah (40) asal Desa Kampak, Kecamatan Geger. Keduanya menggarap sawah di Desa Kombangan, Kecamatan Geger.

Sebelum musibah terjadi, kedua korban bekerja di sawah bersama tiga petani lainnya. Ketiganya bernama Siti Amyah, Surah dan Marna. Meski gerimis, kelima petani tetap bekerja. Tiba-tiba, petir menyambar kelima petani tersebut.

Saat itu juga, kelima petani ambruk. Beberapa saat kemudian, ketiga petani siuman. Sementara Mat Niri dan Musrifah tidak sadarkan diri. Setelah diperiksa, keduanya sudah meninggal. Mat Niri mengalami luka di dahi sementara Musrifah tidak mengalami luka sedikit pun.

Kapolsek Geger AKP Bidarudin membenarkan kejadian tersebut. Dikatakan, ketiga petani selamat sementara dua lainnya meninggal dunia. "Dua korban meninggal karena tersambar petir di sawah. Saat kejadian, memang sedang hujan," jelasnya. (Julian Isna)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia