Sabtu, 07 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Pamekasan

Dampak Luapan Air Sungai Kiriman dari Sampang

550 Rumah Warga Tergenang

15 April 2019, 01: 50: 40 WIB | editor : Abdul Basri

BANTU NENEK: Warga lanjut usia terdampak luapan sungai di Jalan KH Hasan Shinhaji, Kelurahan Jungcangcang, Pamekasan, dievakuasi Sabtu malam (13/4).

BANTU NENEK: Warga lanjut usia terdampak luapan sungai di Jalan KH Hasan Shinhaji, Kelurahan Jungcangcang, Pamekasan, dievakuasi Sabtu malam (13/4). (ANIS BILLAH/RadarMadura.id)

Share this      

Sampang kembali banjir. Kali ini air tidak hanya merendam Kota Bahari. Warga Pamekasan juga merasakan luapan air sungai kiriman dari kabupaten tetangga itu.

CUACA di perkotaan Pamekasan Sabtu sore (13/4) masih normal. Menjelang waktu magrib tiba-tiba air Sungai Sumber Patung mulai meninggi. Bakda magrib air meluap ke perumahan warga di Kelurahan Jungcangcang, Kecamatan Kota.

Ketua RT 02, RW 02, Kelurahan Jungcangcang, Sugianto mengatakan, luapan air sungai mulai masuk ke Jalan KH Hasan Shinhaji sekitar pukul 18.00. Warga tidak khawatir karena hampir setiap musim hujan air sungai masuk ke halaman rumah. Namun, lama-kelamaan air mulai masuk ke permukiman.

SALING BANTU: Warga terdampak banjir menyelamatkan diri keluar dari rumah masing-masing di Jalan KH Hasan Shinhaji, Kelurahan Jungcangcang, Pamekasan, Sabtu malam (13/4).

SALING BANTU: Warga terdampak banjir menyelamatkan diri keluar dari rumah masing-masing di Jalan KH Hasan Shinhaji, Kelurahan Jungcangcang, Pamekasan, Sabtu malam (13/4). (ANIS BILLAH/RadarMadura.id)

Air tersebut muncul dari arah utara. Pada tahun-tahun sebelumnya tinggi air yang masuk daerah tersebut hanya sekitar setengah meter. Selain itu, biasanya air tersebut cepat menyusut.

Setelah isya, air sungai yang meluap ke rumah warga semakin tinggi. Warga mulai panik karena tidak biasanya secepat itu. Sekitar pukul 20.00 air sudah setinggi lutut orang dewasa. ”Sejak saat itu warga mulai keluar rumah dan mengemas barang-barang berharga,” katanya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan Akmalul Firdaus menjelaskan, air sungai meluap ke rumah warga tidak hanya terjadi di Kelurahan Jungcangcang. Ada empat kecamatan di kota Gerbang Salam yang terdampak luapan air sungai.

Air itu kiriman dari Sampang. Sabtu siang di Kecamatan Omben dan Karang Penang terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Air hujan tersebut mengalir ke sungai yang menuju ke Pamekasan.

”Sebelum di Kelurahan Jungcangcang, luapan air sungai terjadi di Desa Palengaan Daya. Sungai di Kecamatan Palengaan tidak mampu menampung air yang mengalir dari Sampang. Tapi, yang terdampak hanya sebagian rumah warga yang ada di pinggir sungai,” jelasnya.

Air dari Sampang itu meluap di Kecamatan Palengaan, Proppo, Pademawu, dan Pamekasan Kota. Sebanyak 550 rumah warga di tiga desa dan empat kelurahan tergenang. Di Kecamatan Palengaan meliputi Desa Palengaan Daya (39 keluarga) dan Desa Rombuh (6 keluarga). Sepuluh keluarga di Desa Kodik, Kecamatan Proppo. Sementara di Kecamatan Kota tersebar di Kelurahan Jungcangcang (325 keluarga), Kelurahan Patemon (130 keluarga), dan Kelurahan Laden (10 keluarga). Lalu, di Kelurahan Lemper, Kecamatan Pademawu (30 keluarga)

Warga terdampak banjir dapat diselamatkan. BPBD dibantu relawan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), TNI, dan Polri. Air mulai surut pada pukul 02.00.

Sejumlah sekolah di Kelurahan Jungcangcang terdampak. Di antaranya, SMPN 1 Pamekasan, SDN Jungcangcang 1, dan SDN Jungcangcang 3. Fasilitas sekolah yang paling banyak mengalami kerusakan di SMPN 1 Pamekasan.

”SMPN 1 Pamekasan paling dekat dengan sungai sehingga ketika mengalir langsung masuk ke sekolah. Dokumen penting serta rapor siswa banyak yang rusak. Komputer yang akan digunakan untuk UNBK juga ikut terendam,” terang Kepala Disdik Pamekasan Moch. Tarsun.

Kendati demikian, pihaknya memastikan sekolah tersebut tetap akan melaksanakan UNBK. Pihak sekolah masih memiliki waktu hingga 22 April sebelum ujian. ”Kami pastikan UNBK masih bisa dilaksanakan,” tegas Tarsun. (bil)

(mr/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia