Rabu, 18 Sep 2019
radarmadura
icon featured
Politik Pemerintahan

326 TPS Sangat Rawan

14 April 2019, 16: 10: 36 WIB | editor : Abdul Basri

BERSINERGI: Dari kiri, Danlanal Batuporon Letkol Laut Teguh Wibowo, Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa’ludin Tambunan (tengah), dan Dandim 0829/Bangkalan Letkol Armed Dodot Sugeng Hariadi.

BERSINERGI: Dari kiri, Danlanal Batuporon Letkol Laut Teguh Wibowo, Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa’ludin Tambunan (tengah), dan Dandim 0829/Bangkalan Letkol Armed Dodot Sugeng Hariadi. (RadarMadura.id)

Share this      

Sementara itu, Polres Sampang dan Kodim 0828/Sampang menerjunkan 10.863 personel untuk pengamanan 3.690 TPS. Terdiri atas 933 polisi, 550 TNI, dan 7.380 linmas. Kemudian, dapat tambahan 2.000 personel BKO Polda Jawa timur dan Kodam V Brawijaya.

Polres Sampang memetakan 980 TPS kurang rawan, 2.384 TPS rawan, dan 326 TPS sangat rawan. TPS kurang rawan dijaga 1.770 personel dan TPS rawan 7.387. Sisanya ditempatkan TPS sangat rawan dan di kantor KPU.

”Dari awal sudah saya imbau kepada seluruh anggota dan jajaran kami di bawah untuk tetap netral dan tidak berpihak kepada salah satu paslon,” tegas Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman didampingi Dandim 0828/Sampang Letkol Czi. Ary Syahrial kemarin (13/4).

Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa’ludin Tambunan mengatakan, pihaknya berkomitmen menciptakan pemilu aman dan damai. Untuk mencegah terjadinya konflik, pihaknya mengerahkan bhabinkamtibmas agar melakukan pendekatan dengan tokoh masyarakat (tomas). TNI juga melakukan hal serupa melalui babinsa.

Dandim 0829/Bangkalan Letkol Armed Dodot Sugeng Hariadi yakin pelaksanaan pemilu di Kota Salak berjalan aman. Ratusan personel yang dikerahkan terdiri dari Marinir, Raider, TNI Angkatan Udara (AU), dan unsur lain. Rutin melaksanakan patroli dengan berbagai unsur. ”Atas sinergi TNI-Polri insyaallah di Bangkalan aman,” tandasnya. (jup)

(mr/nal/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia