Rabu, 18 Sep 2019
radarmadura
icon featured
Politik Pemerintahan

Kerja Sama Ciptakan Kondusivitas Pemilu Serentak 2019

Libatkan 36.588 Petugas Gabungan

14 April 2019, 16: 05: 52 WIB | editor : Abdul Basri

SIAP: Wabup Sumenep Achmad Fauzi, Kapolres Sumenep AKBP Muslimin, dan Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf. Ato Sudiatna memantau petugas gabungan dalam apel gelar pasukan pengamanan Pemilu 2019 di Mapolres Sumenep, Jumat (12/4).

SIAP: Wabup Sumenep Achmad Fauzi, Kapolres Sumenep AKBP Muslimin, dan Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf. Ato Sudiatna memantau petugas gabungan dalam apel gelar pasukan pengamanan Pemilu 2019 di Mapolres Sumenep, Jumat (12/4). (BADRI STIAWAN/RadarMadura.id)

Share this      

Kelancaran pemilihan umum (pemilu) menjadi atensi petugas gabungan. Sebanyak 36.588 petugas gabungan siap mengamankan pesta demokrasi di Madura. Petugas juga sudah memetakan titik rawan yang akan menjadi perhatian lebih.

PULUHAN ribu personel tersebut terdiri atas anggota Polri, TNI, satpol PP, perlindungan masyarakat (linmas), dan dishub. Perinciannya, 3.506 polisi, 2.658 tentara, 310 satpol PP, 29.994 linmas, dan 120 personel dishub.

Di Sumenep, pesta demokrasi 2019 ini akan dijaga 10.118 personel. TNI mengerahkan 408 personel. Mereka terdiri atas 253 pasukan pengamanan tempat pemungutan suara (TPS). Kemudian 70 personel pasukan bantuan kendali operasi (BKO) ke Polres Sumenep.

Petugas siaga di makodim 30 personel, 50 pasukan Raider 500, dan 5 pasukan dari Batalyon Mekanis 516 Anoa. Petugas kepolisian mengerahkan 870 personel. Petugas pengamanan TPS 588 personel, 435 di daratan dan 153 personel di kepulauan. Pejabat operasi Polres Sumenep menerjunkan 62 petugas.

Pasukan juga dibagi. Untuk di pos operasi 5 personel dan gakkumdu 5 personel. Petugas pengamanan di KPU dan Bawaslu 15 personel. Polres juga menerjunkan 99 personel patroli. Pasukan pengamanan juga dibantu 96 personel dari Brimob Polda Jawa Timur.

Pergeseran pasukan dimulai Jumat (12/4). Penyebaran petugas ke kepulauan menyesuaikan dengan jadwal kapal. Khusus ke Kecamatan Masalembu, pasukan diberangkatkan melalui Pelabuhan Perak, Surabaya. ”Kami monitor terus,” terang Kapolres Sumenep AKBP Muslimin.

Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf. Ato Sudiatna melalui Pasi Intel Kapten Inf. Mohammad Abidin memastikan pemilu 2019 aman dan lancar. Pihaknya beberapa kali rapat koordinasi (rakor) dengan pihak kepolisian maupun internal TNI. Kodim 0827/Sumenep juga mendapat bantuan dari satuan TNI jajaran di wilayah Korem 084/Bhaskara Jaya.

Kendala pengamanan terfokus di kepulauan. Jarak dan alat transportasi antarpulau jadi kendala. ”Dari TNI AU dan AL. Tanggal 14 April rencananya bantuan pasukan akan tiba di Sumenep. Babinsa bertugas di wilayah masing-masing,” paparnya.

Kabid Trantibum Satpol PP Sumenep Fajar Santoso menerangkan, 180 personel disebar ke 27 kecamatan. Setiap kecamatan terdiri 5 petugas. Tiga petugas satpol PP dan 2 petugas trantib. Pihaknya juga mengerahkan tiga tim patroli berkeliling ke kecamatan-kecamatan. Setiap tim terdiri dari 15 personel.

Setiap TPS ada dua petugas linmas. Petugas linmas yang ditugaskan di 4.320 TPS 8.640 personel. ”Tidak dikerahkan semua. Karena ada yang bertugas di rumdin bupati, kantor DPRD, dan dinas-dinas,” kata Fajar.

Di Pamekasan dikerahkan 7.270 aparat gabungan. Perinciannya, 550 personel Polri, 250 prajurit TNI, 6.270 linmas serta 200 personel satpol PP dan dishub. Di antara mereka ditugaskan di 3.133 TPS.

Berdasarkan tingkat kerawanan, 133 TPS di wilayah utara masuk kategori rawan. Namun, rawan versi polres bukan terkait keamanan, melainkan terkait kondisi geografis dan akses tempuh menuju TPS. ”TPS dengan kategori aman satu personel polisi bisa mengamankan sampai tiga TPS,” kata Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo.

(mr/bad/pen/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia