Rabu, 18 Sep 2019
radarmadura
icon featured
Politik Pemerintahan

Kerja Keras Distribusi Logistik Pemilu 2019

Butuh 20 Jam Menuju TPS Sakala

13 April 2019, 15: 54: 47 WIB | editor : Abdul Basri

MENUJU PULAU: Petugas mengangkut logistik Pemilu 2019 tujuan Pulau Sapeken ke Kapal Perintis Maumere I di Pelabuhan Kalianget, Sumenep, kemarin.

MENUJU PULAU: Petugas mengangkut logistik Pemilu 2019 tujuan Pulau Sapeken ke Kapal Perintis Maumere I di Pelabuhan Kalianget, Sumenep, kemarin. (BADRI STIAWAN/RadarMadura.id)

Share this      

Penyelenggara pemilihan umum (pemilu) di Sumenep butuh kekuatan ekstra. Distribusi logistik ke kepulauan tidak semudah di daratan. Cuaca buruk kadang menjadi penghambat pengiriman ke tempat pemungutan suara (TPS) pulau-pulau kecil.

HAL tersebut dirasakan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Raas. Di kecamatan itu terdapat 150 TPS di sembilan desa. Dari jumlah tersebut, ada TPS yang sulit dijangkau. Yakni, TPS di Dusun/Pulau Komerean, Desa Gua-Gua.

Perjalanan menuju Komerean dari ibu kota kecamatan (IKK) Raas membutuhkan waktu sekitar enam jam. Sedangkan dari daratan Sumenep menuju Raas membutuhkan waktu minimal lima jam. Dengan demikian, logistik menuju Komerean dari daratan Sumenep membutuhkan waktu perjalanan laut sekitar 11 jam. ”Itu lebih dekat ke Pulau Kangean,” kata Ketua PPK Raas Abdul Haq kemarin (12/4).

KERJA KERAS: Pekerja menaikkan logistik pemilu untuk didistribusikan ke kecamatan wilayah utara dari gudang KPU, Kelurahan Bugih, Kecamatan Pamekasan, kemarin.

KERJA KERAS: Pekerja menaikkan logistik pemilu untuk didistribusikan ke kecamatan wilayah utara dari gudang KPU, Kelurahan Bugih, Kecamatan Pamekasan, kemarin. (ANIS BILLAH/RadarMadura.id)

Pengiriman logistik ke Raas sudah dilakukan pada Kamis petang (11/4) melalui Pelabuhan Gersik Putih, Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget, Sumenep. Ada 765 kotak suara dan 600 bilik suara yang dikirim. Pengiriman dilakukan dengan menggunakan Kapal Madona II.

Divisi Perencanaan dan Data PPK Raas Heribuddin menambahkan, perjalanan menuju Komerean paling menegangkan. Pada Pilgub Jatim 2018, sempat terjadi insiden logistik jatuh ke laut. Perahu kecil kena karang, akibatnya bocor dan logistik terjatuh ke laut. ”Mudah-mudahan tidak terjadi insiden serupa tahun ini,” harapnya.

Distribusi logistik pemilih lebih menantang harus dihadapi panitia di Kecamatan Sapeken. Pendistribusian kotak suara Pemilu 2019 untuk wilayah Kecamatan Sapeken tahap dua dikirim kemarin (12/4). Pengiriman logistik menggunakan Kapal Perintis Maumere 1 melalui Pelabuhan Kalianget, Sumenep.

Divisi Logistik PPK Sapeken Indra Sidarta menyampaikan, pengiriman kotak suara rampung. Logistik yang dikirimkan tahap kedua berupa kotak suara untuk DPD RI dan pemilihan presiden (pilpres). Masing-masing 165 kotak suara. ”Ditambah dengan kotak suara untuk di PPK 15 kotak. Jadi, total ada 345 kotak suara,” terangnya saat mengawal pendistribusian kotak suara di Pelabuhan Kalianget kemarin (12/4).

Pendistribusian tahap pertama dilakukan pada 2 April 2019. Ada 330 kotak suara yang dikirimkan. Perinciannya, 165 kotak suara untuk DPRD kabupaten dan 165 kotak suara untuk DPRD provinsi. Kotak suara tahap pertama masih disimpan di kantor PPK Sapeken. Belum didistribusikan ke desa-desa. Sebab, pendistribusian ke tiap desa menunggu pengiriman kotak suara tahap kedua sampai. ”ATK sudah kami distribusikan. Termasuk buku panduan KPPS,” kata Indra.

Kecamatan Sapeken terdiri atas 11 desa. Pendistribusian logistik ke tingkat desa harus melalui jalur laut. Alat transportasi laut 10 perahu sesuai kebutuhan.

Pendistribusian logistik di daerah kepulauan membutuhkan kerja ekstra. Untuk bisa sampai ke Sapeken saja membutuhkan perjalanan laut sekitar 13 jam dari Kalianget. Sedangkan pendistribusian dari tingkat kecamatan ke desa juga membutuhkan waktu lama. Sebab, desa-desa di Kecamatan Sapeken sebagian besar lintas pulau.

”Paling sulit pendistribusiannya ke Desa/Pulau Sakala. Itu daerah terjauh. Perjalanan memakan waktu sekitar 6–7 jam perjalanan laut (dari Pulau Sapeken),” ucapnya. Dengan demikian, butuh sekitar 20 jam logistik itu dari Kalianget untuk sampai ke Sakala.

Rencana pendistribusian ke desa-desa akan dilakukan H-4. Sejauh ini, pendistribusian logistik ke Kecamatan Sapeken tidak menemui kendala. ”Logistik yang kami terima sampai ke Sapeken tidak ada kerusakan untuk tahap 1. Mudah-mudahan yang tahap 2 juga sampai dengan kondisi baik,” tandasnya.

Distribusi logistik pemilu ke Kecamatan Masalembu dilakukan mulai Kamis malam (11/4). Namun, pengiriman tidak melalui Pelabuhan Kalianget. Melainkan, dari KPU Sumenep menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Kemarin (12/4) kebutuhan pemilu itu dikirim ke Masalembu.

Jika dikirim melalui Pelabuhan Kalianget ke Masalembu, butuh 12 jam perjalanan laut. Dari ibu kota kecamatan ini, butuh sekitar lima jam menyeberang lagi menuju Desa/Pulau Masakambing.

KPU Pamekasan juga memulai pendistribusian logistik ke Kecamatan Waru, Batumarmar, Pasean, dan Pakong. Empat kecamatan pantai utara (pantura) itu menjadi prioritas. Selain jarak yang jauh dari perkotaan, juga untuk mengantisipasi kekurangan agar segera diproses.

Ketua KPU Pamekasan Moh. Hamzah mengatakan, logistik yang distribusikan di antaranya kotak suara dan bilik suara. Di dalam kotak suara sudah diisi alat-alat perlengkapan untuk kebutuhan di tempat pemungutan suara (TPS). Di antaranya, surat suara (SS), alat coblos, tinta, bantalan, segel, formulir-formulir, sampul untuk suara sah/tidak sah/rusak, dan alat yang lain.

Pengiriman logistik diserahkan kepada PPK. Sebelum didistribusikan ke TPS, logistik diamankan di pendapa kecamatan. Jika setelah pendistribusian terdapat kekurangan logistik, pihaknya berharap segera melapor. ”H-1 logistik akan digeser ke desa dan TPS,” jelasnya.

Divisi Pengawasan Bawaslu Pamekasan Khotim Ubaidillah menyampaikan, pihaknya siap mengawal distribusi logistik. Bawaslu sudah menyampaikan jadwal pengiriman distribusi logistik kepada tim pengawas di 13 kecamatan. ”Mereka yang akan mengawal pendistribusiannya,” tandasnya.(bil)

Butuh 20 Jam Menuju TPS Sakala

(mr/mam/bad/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia