Minggu, 15 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Sportainment

Madura Harus Lebih Kuat

09 April 2019, 13: 38: 17 WIB | editor : Abdul Basri

TAJAM: Selebrasi striker asing Madura United Aleksandar Rakic usai mencetak gol ke gawang Persebaya di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu malam (6/4).

TAJAM: Selebrasi striker asing Madura United Aleksandar Rakic usai mencetak gol ke gawang Persebaya di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu malam (6/4). (A. YUSRON FARISANDY/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN – Kompetisi Liga 1 2019 akan dimulai 8 Mei. Madura United memiliki waktu yang cukup lama untuk melanjutkan persiapannya. Apalagi langkah Laskar Sape Kerrap harus terhenti di babak semifinal Piala Presiden 2019.

Mereka harus mengakui keperkasaan Persebaya setelah dikalahkan dua kali. Masing-masing dilakukan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya pada leg pertama Rabu (3/4). Mereka kalah dengan skor tipis 1-0 melalui gol penyerang asal Tajikistan Manuchehr Jalilov menit ke-65.

Target membalas di leg kedua di kandang Sabtu malam (6/4) juga gagal. Madura United kalah dengan skor tipis 2-3. Gol dicetak Aleksandar Rakic menit ke-53 dan Alberto Goncalves di menit ke-67. Sementara gol Persebaya dicetak Otavio Dutra, Amido Balde, dan Hansamu Yama.

Hasil tersebut pasti dievaluasi pelatih dan manajemen tim. Bagaimanapun Madura United memiliki target minimal tahun ini ada 1 piala yang dibawa ke-Madura.

Usai kejuaraan pramusim itu, Greg Nwokolo dkk diliburkan. Namun, belum diumumkan kapan pemain kembali berlatih untuk bersiap menuju Liga 1 2019. ”Kami sudah kerja keras,” ungkap Pelatih Kepala Madura United Dejan Antonic.

Sepanjang kali pertama latihan dengan skuad barunya tahun ini, seluruh pemain tak pernah menjalani libur latihan lebih sehari. Karena itu, semua pemain akan mendapatkan jatah libur lebih panjang. ”Anak-anak harus fresh lagi pikirannya dan harus kembali dengan lebih kuat lagi nanti. Kami harus lebih bagus,” tuturnya.

Dejan mengakui, permainan anak asuhnya sudah cukup kuat. Pelatih asal Serbia ini menyerahkan kepada manajemen tim jika ada rencana penambahan pemain. ”Tapi, anak-anak harus mengerti sekarang target Madura besar. Semua pemain harus memiliki responsibility,” tegasnya.

Penampilan anak asuhnya saat ini berada di atas. Namun, tetap akan dilihat apakah para pemain itu tetap bisa masuk dalam skuad Madura United. Sebab, sampai saat ini Madura United belum mengumumkan secara resmi skuadnya yang bakal berlaga di Liga 1 2019.

(mr/dam/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia