Senin, 14 Oct 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Gerebek Pesta Sabu, Polres Bangkalan Amankan 5 Pria dan ABG

03 April 2019, 20: 13: 22 WIB | editor : Haryanto

MEMELAS: Ekspresi enam pria usai diamankan satresnarkoba.

MEMELAS: Ekspresi enam pria usai diamankan satresnarkoba. (Humas Polres Bangkalan for Radar Madura.id)

Share this      

BANGKALAN - Orang tua harus intens mengawasi buah hatinya. Kalau salah pergaulan, bisa berakibat fatal dan berurusan dengan hukum. Ini dialami Anak Baru Gede (ABG) berinisial MRM. Remaja 15 tahun itu diamankan polisi saat melakukan penggerebekan pesta narkoba jenis Sabu Sabu (SS).

Ceritanya, tim opsnal Satresnarkoba Polres Bangkalan menerima informasi pesta SS di sebuah rumah kos di Jalan Jokotole Kelurahan Keraton, Kecamatan Kota Bangkalan. Polisi lalu mengakurasi aduan masyarakat. Setelah dipastikan A1, polisi kemudian ke lokasi.

Saat melakukan penggerebekan, polisi mengamankan enam orang. Rinciannya Hendry Wijaya (43), Fathor Rohman (39) dan Biyan Harmiko (34). Ketiganya tercatat sebagai warga Kelurahan Pejagan, Kecamatan Kota Bangkalan. Polisi juga menciduk Soni Anwar (46), Samsul Arifin (38) dan MRM.

Selain mengamankan enam orang, polisi juga menyita Barang Bukti (BB) berupa seperangkat alat hisap. Termasuk, kerak SS seberat 2,32 gram. Berdasar keterangan tersangka, SS diperoleh dari seorang penjual bernama Asmadi. SS dibeli seharga Rp 200 ribu.

Polisi pun memburu Asmadi. Dua jam usai menggerebek pesta nnarkoba jenis SS, polisi akhirnya meringkua Asmadi. Pria berusia 35 tersebut ditangkap di rumahnya yang terletak di Kampung Sattoan, Kelurahan Pejagan, Kecamatan Kota Bangkalan.

Saat menangkap Asmadi, polisi berhasil mengamankan BB berupa tujuh poket SS siap edar dengan berat kotor 1,24 gram sebanyak empat poket. Sisanya ada yang 0,90 gram, 1,22 gram dan 1,23 gram.

Kasatresnarkoba Polres Bangkalan AKP Puguh Suatmojo mengatakan, penggerebekan dilakukan Minggu (31/3). Khusus tersangka di bawah umur, diproses sesuai undang undang yang berlaku. "Umurnya 15 tahun dan mengaku tidak sekolah," tuturnya (Julian Isna).

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia