Jumat, 26 Apr 2019
radarmadura
icon featured
Sumenep

Ratusan Kiai Hadiri Daurah Ilmiyah III, Ulama Mekkah Jadi Pemateri

23 Maret 2019, 00: 44: 08 WIB | editor : Haryanto

TANDA CINTA: Syaikh Dr. Allamah As Sayyid Thoriq Al-Lahham Al Husaini Al Lubnani (kiri) menyerahkan cindramata ke KH Thoifur Ali Wafa (tengah) disaksikan Syaikh As Sayyid Thoriq Al-Ghanan.

TANDA CINTA: Syaikh Dr. Allamah As Sayyid Thoriq Al-Lahham Al Husaini Al Lubnani (kiri) menyerahkan cindramata ke KH Thoifur Ali Wafa (tengah) disaksikan Syaikh As Sayyid Thoriq Al-Ghanan. (Rusydi Zain for Radar Madura.id)

SUMENEP - Daurah Ilmiyah III yang diadakan di Pondok Pesantren (PP) Assadad, Kecamatan Ambunten, berlangsung sukses dan khidmat. Ribuan Ulama dan kiai dari penjuru Indonesia dan luar negeri hadir.

Pematerinya adalah Syaikh Dr. Allamah As Sayyid Thoriq Al-Lahham (Lebanon), Syaikh Thoriq Al Ghanan, Syaikh Nuruddin Al Murod (Jeddah) dan Sayyid Habib Abdullah Al Haddad (Mekkah). Ulama Malaysia dan Australia juga hadir.

KH Thaifur Ali Wafa, Pengasuh PP Assadad mengatakan, kegiatan bertujuan menyebarkan ilmu dan aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah. Sekaligus, doa bersama untuk keselamatan bangsa. "Dalam pengajian kedua ini, mendatangkan rambut, baju serta na'lun (sandal) Rosulullah," katanya.

KH. Thaifur Ali Wafa berharap, kegiatan bermanfaat dan barokah bagi umat. Sehingga, memperbaiki dan mengokohkan tatanan sosial. "Semoga kita semua senantiasa mendapatkan berkah dan syafaat Rosulullah," harapnya.

KH Asis Hosni selaku Ketua Panitia Daurah Ilmiyah III menegaskan, kegiatan digelar untuk menguatkan aqidah islam melalui paham Assya'irah Al Maturidiyah. "Pemateri yang kami datangkan, santrinya tersebar di seluruh dunia," katanya.

Dalam kegiatan yang digelar mulai 20-23 Maret itu, dilakukan khotmil kitab.Harapannya, ilmu yang diperoleh peserta bisa disebarkan kepada masyarakat di sekelilingnya. "Ini kegiatan international. Pesertanya dari luar negeri dan pematerinya dari Lebanon dan Mekkah," terangnya.

Tujuan kegiatan tersebut untuk membentengi umat melalui paham Ahlus Sunnah wal Jamaah. Sehingga, tidak mudah terpengaruh paham liberal dan menyesatkan. "Iya, malam ini acara puncaknya dan diisi dengan pengajian umum dalam rangka menyambut Isra' Mi'raj," pungkas KH Asis Hosni.

(mr/rus/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia