Kamis, 17 Oct 2019
radarmadura
icon featured
Pamekasan

Tak Setor Surat Cuti, Bupati Bisa Disanksi

22 Maret 2019, 11: 24: 39 WIB | editor : Abdul Basri

JADI PERHATIAN: Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dan Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron menghadiri kampanye yang dikemas dengan kegiatan istighotsah di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Selasa (19/3).

JADI PERHATIAN: Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dan Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron menghadiri kampanye yang dikemas dengan kegiatan istighotsah di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Selasa (19/3). (RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN – Kehadiran Bupati Baddrut Tamam pada kampanye cawapres nomor urut 01 KH Ma’ruf Amin, Selasa (19/3), menjadi bahan penyelidikan pelanggaran kampanye. Sebab, Bawaslu Pamekasan tidak menerima tembusan surat cuti kepala daerah itu.

Kordiv Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Pamekasan Khotim Ubaidillah mengatakan, kampanye cawapres 01 itu berjalan lancar. Tidak ada pelanggaran yang dilakukan kandidat. Tetapi, yang menjadi bahan analisis Bawaslu yakni kehadiran Bupati Baddrut Tamam.

Sebab, orang nomor satu di Pamekasan itu tidak menyerahkan surat tembusan cuti. Sesuai regulasi, kepala daerah tidak diperbolehkan terlibat kampanye jika tidak dalam kondisi cuti. Seharusnya, kata Ubaid, sebelum kampanye, izin cuti dari gubernur itu disampaikan. ”Kami belum menerima tembusan izin cuti bupati,” katanya kemarin (21/3).

Informasi yang diterima Bawaslu Pamekasan, Bupati Baddrut Tamam saat menghadiri kampanye yang diselenggarakan di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) itu cuti. Dengan demikian, pengawas pemilu akan mengkaji dan menelusuri izin cuti itu.

Kepala daerah yang menghadiri kampanye wajib mendapat izin cuti dari gubernur. Jika tidak mengantongi izin, akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. ”Sanksinya bisa teguran dan semacamnya,” katanya.

Pria berkacamata itu mengatakan, Bawaslu akan mencari tahu mengenai cuti bupati itu. Besar kemungkinan, mantan anggota DPRD Jatim itu akan dipanggil untuk dimintai keterangan.

Sementara itu, Bupati Baddrut Tamam mengatakan, kehadirannya pada kampanye KH Ma’ruf Amin itu sesuai prosedur. Dia mendapat izin cuti dari gubernur. ”Saya cuti. Saya seharian tidak ke kantor, lalu apa masalahnya?” kata Baddrut.

Kehadirannya pada kampanye yang dihadiri puluhan ribu warga itu bukan sebagai bupati. Tetapi, sebagai warga biasa yang memiliki hak pilih. Dia juga sebagai warga NU dan sekretaris DPW PKB Jatim.

Selasa (19/3), cawapres nomor urut 01 KH Ma’ruf Amin menggelar kampanye terbuka yang dikemas dengan istighotsah kubra. Dua bupati hadir. Yakni, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dan Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron.

Ketua Bawaslu Bangkalan A. Mustain Saleh mengatakan, Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron memang cuti untuk dua kegiatan. Pertama, untuk kegiatan deklarasi Jaringan Kiai-Santri Nasional (JKSN) yang menyatakan dukungan kepada paslon 01 beberapa waktu lalu di Gedung Serbaguna Rato Ebuh. Kedua, tembusan cuti untuk kegiatan kehadiran KH Ma’ruf Amin di Pamekasan.

”Dari bupati kami dapat tembusan cuti untuk dua kegiatan,” katanya. Menurut Mustain, cuti itu dilayangkan ke gubernur sebagai pimpinan tinggi di atasnya. Sementara, KPU dan Bawaslu hanya mendapat tembusan. ”Kami pastikan yang bersangkutan cuti,” tegasnya.

(mr/pen/luq/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia