Sabtu, 19 Oct 2019
radarmadura
icon featured
Features

Lestarikan Budaya Leluhur Madura, Polda Jawa Timur Gelar Karapan Sapi

21 Maret 2019, 22: 11: 00 WIB | editor : Haryanto

ADU CEPAT: Joki menyemangati sapi agar lekas sampai garis finish.

ADU CEPAT: Joki menyemangati sapi agar lekas sampai garis finish. (Hasan iraki for RadarMadura.id)

Share this      

SURABAYA - Untuk melestarikan budaya karapan sapi, Polda Jawa Timur menggelar lomba pacuan sapi se-Madura. Even yang memperebutkan Piala Kapolda Jawa Timur itu, digelar di Stadion R. Soenarto Hadiwidjojo Pamekasan, Sabtu pagi (23/3).

Kabidhumas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera mengatakan, karapan sapi merupakan salah satu budaya Madura yang dikenal se-nusantara. Bahkan, terkenal hingga ke mancanegara. "Ini pertama kalinya polda mengadakan karapan sapi," ujarnya.

Menurut Frans Barung Mangera, Polri juga ingin berkontribusi aktif dalam upaya pelestarian warisan leluhur Madura. "Kami mengundang tokoh adat dan tokoh masyarakat dari empat kabupaten. Jangan lupa, nanti ajak semua nonton," imbaunya.

TELATEN: Kombes Frans Barung Mangera saat diwawancarai jurnalis dalam sebuah acara.

TELATEN: Kombes Frans Barung Mangera saat diwawancarai jurnalis dalam sebuah acara. (Humas Polda Jawa Timur for RadarMadura.id)

Dijelaskan, panitia penyelenggara karapan sapi sudah menyiapkan hadiah bagi juara golongan menang. Juara 1 mobil, juara 2 dan tiga sepeda motor. "Untuk juara 1 golongan bawah, juga mobil. Juara 2 dan 3 sama-sama sepeda motor," terangnya.

Alumni Akpol tahun 1993 itu menambahkan, Polda Jawa Timur juga menggelar pemilihan Kacong dan Cebbing. Acara dimulai 21-23 Maret di sebuah hotel di Pamekasan. "Selain Kapolda Jawa Timur Cup, juara nanti diberi uang pembinaan senilai Rp 50 juta," tandasnya. (*)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia