Minggu, 15 Sep 2019
radarmadura
icon featured
Pamekasan

Kepala Kemenag Pamekasan Menyatakan Siap Diperiksa KPK

21 Maret 2019, 15: 46: 22 WIB | editor : Haryanto

PEMBERANI: Afandi saat menjawab pertanyaan jurnalis dalam sebuah kesempatan.

PEMBERANI: Afandi saat menjawab pertanyaan jurnalis dalam sebuah kesempatan. (Santi Stia Wardani/RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN - Kasus dugaan suap jual-beli jabatan di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur yang diusut KPK dinilai tidak berpengaruh bagi Pamekasan. Sebab, tidak melibatkan pejabat di kantor Kemenag Pamekasan.

Afandi, Kepala Kemenag Pamekasan memastikan, tidak ada jual-beli jabatan di institusi yang dipimpinnya. Meski, Kepala Kemenag Kabupaten Gresik dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur sudah diciduk KPK.

"Apabila KPK memiliki inisiatif melakukan pemeriksaan di Pamekasan yang monggo, saya selalu siap. Perlu dasar yang kuat untuk melakukan pemeriksaan," ujarnya saat memberi keterangan ke jurnalis, Rabu (21/3).

Menurut Afandi, ketika nahkoda di kantor kemenag ada yang terkena OTT, tidak berarti semua kapal (kantor kemenag lainnya, Red) menjadi jelek. "Semua kembali ke pribadi masing-masing," tegas Afandi.

Perlu diketahui, KPK melakukan OTT di Surabaya, Jumat (15/3). Selain anggota DPR RI Romahurmuziy, KPK juga mengamankan Haris Hasanudin dan Muhammad Muafaq Wirahadi. Ketiganya sudah ditetapkan sebagai tersangka. (Santi Stia Wardani)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia