Kamis, 17 Oct 2019
radarmadura
icon featured
Sampang

Sampang Masuk Zona Merah, Polda Jawa Timur Droping 599 Personel

20 Maret 2019, 20: 43: 49 WIB | editor : Haryanto

Kabag Ops Polres Sampang - Kompol Sulardi.

Kabag Ops Polres Sampang - Kompol Sulardi. (Moh. Iqbal/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG - Pelaksanaan pemilu serentak yang akan diselenggarakan 17 April mendatang perlu diperketat. Salah satu pertimbangannya, karena Sampang terkategori daerah rawan atau zona merah.

Kabag Ops Kompol Sulardi mewakili Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman mengatakan, personel yang ada di polda akan dibagi. Sebab, semua daerah melaksanakan pemilu.

"Untuk permintaan bantuan personel ke Polda Jawa Timur pasti akan dipenuhi semua. Karena Madura, khususnya Sampang, tercatat sebagai daerah rawan atau zona merah," katanya.

Menurut Sulardi, personel yang akan dikerahkan Polres Sampang hanya 334 orang. Karena itu, pihaknya minta bantuan Polda Jawa Timur agar mengirim 599 personel.

"Nanti akan dibantu dari rekan TNI dan dua kompi Satbrimob Polda Jawa Timur," terang mantan Kapolsek Banyuates tersebut.

Dijelaskan, prajurit TNI dan Polri memang bertugas mengamankan pemilu serentak. Tapi, tetap memerlukan dukungan semua pihak. "Kita harus saling membantu agar pemilu berlangsung aman dan kondusif," imbaunya.

Sulardi menambahkan, setiap kecamatan memiliki zona rawan. Angka golput juga tidak sedikit. "Karena itu, kami akan menyiagakan personel. Nanti, dua kompi brimob stand by di Sampang," jelasnya. (Moh. Iqbal)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia