Jumat, 26 Apr 2019
radarmadura
icon featured
Pamekasan

Dituding Memihak Salah Satu Cawapres, Ini Kata Bupati Pamekasan

20 Maret 2019, 18: 40: 42 WIB | editor : Haryanto

HAK WARGA NEGARA: Badrut Tamam dan RKH Abd Latif Amin Imron (kopiah hitam) saat hadiri acara istighotsah.

HAK WARGA NEGARA: Badrut Tamam dan RKH Abd Latif Amin Imron (kopiah hitam) saat hadiri acara istighotsah. (Faisol for RadarMadura.id)

PAMEKASAN - Bupati Pamekasan Badrut Tamam dituding memihak. Sebab, hadir di acara istighotsah bersama Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor 01 yakni KH Ma'ruf Amin di Stadion Ratu Pamelingan, Selasa lalu (19/3).

Salah satu pemicunya, pasca acara selesai, beredar foto Bupati Pamekasan Badrut Tamam dan Bupati Bangkalan RKH Abd. Latif Amin Imron mengacungkan satu jari. Itu dinilai tidak etis karena keduanya pejabat.

Bupati Pamekasan Badrut Tamam mengungkapkan, kehadirannya dalam istighotsah sebagai warga bangsa. Saat itu bukan sebagai Bupati Pamekasan. Dengan demikian tidak ada masalah.

"Pada hari (Selasa lalu, Red) saya cuti dan berada di rumah. Saya menghadiri acara sebagai warga bangsa, sebagai keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU). Saya tidak memakai fasilitas negara," tegasnya.

Menurut bupati, respon masyarakat terkait kehadirannya dalam istighotsah terlalu lebay. "Sebagai warga negara yang mempunyai hak pilih, rasanya amat wajar," tegasnya. (Santi Stia Wardani)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia