Kamis, 17 Oct 2019
radarmadura
icon featured
Bangkalan

Ditabrak Pikap Angkut Ayam, Istri Luka Berat, Suami Meninggal di TKP

20 Maret 2019, 11: 55: 51 WIB | editor : Haryanto

RINGSEK: Polisi mengamankan pikap usai menabrak pasutri.

RINGSEK: Polisi mengamankan pikap usai menabrak pasutri. (Didit Permadi for RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN - Husnul Hotimah harus hidup menjanda. Sebab, Abdul Wahid (suaminya, Red) meninggal dunia usai mengalami Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) di Jalan Raya Burneh, Rabu pagi (20/3). Abdul Wahid tewas setelah ditabrak pikap.

Informasinya, pikap nopol M 8326 HB yang dikemudi Dayat (26) dan dikerneti Wawan Hariyanto (32) meluncur dari selatan ke utara. Saat melewati tikungan Jalan Raya Burneh, laju pikap yang ngebut itu terlalu ke kanan.

Dari arah berlawanan, Abdul Wahid (32) membonceng Husnul Hotimah (32). Karena jarak terlalu dekat, Abdul Wahid yang mengendarai motor nopol M 6955 HB tidak bisa menghindar. Tabrakan pikap kontra motor tidak terelakkan.

TINGGAL KENANGAN: Sepeda motor yang dikendarai almarhum Abdul Wahid diamankan polisi.

TINGGAL KENANGAN: Sepeda motor yang dikendarai almarhum Abdul Wahid diamankan polisi. (Didit Permadi for RadarMadura.id)

Saking kerasnya benturan, Pasangan Suami Istri (Pasutri) itu tersungkur. Yang memilukan, Abdul Wahid meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sementara Husnul Hotimah mengalami luka berat.

Pasutri tersebut lalu dirujuk ke RS Syamrabu. Sementara Dayat dan Wawan hanya mengalami luka ringan. Barang Bukti (BB) berupa sepeda motor dan pikap bermuatan ayam diamankan polisi. Ayam banyak yang kabur dan sebagian terlindas.

Kanit Lakalantas Ipda Didit Permadi mewakili Kasatlantas AKP Danu Anindhito Kuncoro Putro membenarkan kejadian tersebut. "Ya betul, tadi sekitar pukul 04.30 ada lakalantas. Korbannya pasutri. Suami meninggal dan istrinya luka berat," ujarnya. (Julian Isna)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia