Kamis, 17 Oct 2019
radarmadura
icon featured
Pamekasan

Pamekasan Smart Mengecewakan

Laporan Warga di E-Lorong Tidak Ditindaklanju

19 Maret 2019, 10: 13: 50 WIB | editor : Abdul Basri

KECEWA: Moh. Hisyam kemarin menunjukkan laporan yang pernah dikirim melalui aplikasi Pamekasan Smart.

KECEWA: Moh. Hisyam kemarin menunjukkan laporan yang pernah dikirim melalui aplikasi Pamekasan Smart. (ANIS BILLAH/RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN – Aplikasi Pamekasan Smart masih mengecewakan. Pasalnya, aduan warga melalui aplikasi berbasis Android itu tidak ditindaklanjuti. Satu bulan setelah diluncurkan, warga belum merasakan respons nyata dari aplikasi yang digagas Pemkab Pamekasan itu.

Moh. Hisyam mengungkapkan, setelah aplikasi Pamekasan Smart diluncurkan, dia langsung men-download melalui PlayStore. Dia tertarik dengan fitur-fitur yang tersedia. Di antaranya, kanal e-lorong yang berfungsi melaporkan jalan rusak yang ada di daerah Pamekasan.

Sepekan setelah peresmian aplikasi yang terdiri atas 12 fitur itu, Hisyam langsung melaporkan kondisi jalan menuju rumahnya. Dia melaporkan sesuai petunjuk. Jalan yang rusak difoto kemudian dikirim disertai caption.

Di daftar komplain fitur e-lorong, pemuda asal Desa Panglegur itu memberikan keterangan jalan berlubang. Hisyam menambahkan kalimat bahwa jalan ke barat pintu keluar Terminal Pamekasan rusak, penuh lumpur, dan licin.

Sekitar satu jam setengah kemudian, dia menerima balasan dari admin apikasi Pamekasan Smart. Balasan tersebut tertulis ”Terima kasih, laporan Anda akan kami cek lokasi”. ”Tapi, sampai sekarang belum ada petugas yang mendatangi lokasi,” ungkapnya kemarin (18/3).

Hisyam menyampaikan, jalan tersebut menghubungkan Desa Panglegur ke Desa Bukek. Dia melaporkan jalan itu karena menjadi alternatif bagi warga menuju Desa Bukek. Dia berharap pemerintah memperbaiki jalan rusak tersebut.

Dia menyatakan, kerusakan jalan itu cukup parah. Ketika hujan, kendaraan roda empat sulit menyeberang. Hanya kendaraan roda dua yang bisa melintas. Dia mengaku sempat melihat sendiri pengendara jatuh saat lewat di jalan tersebut.

”Banyak yang mengeluhkan kondisi jalan itu. Saya pernah melihat dengan mata kepala sendiri ada pengendara jatuh saat melewati jalan berlubang itu. Makanya, saya coba laporkan melalui e-lorong,” beber pria 46 tahun itu.

Kepala Dinas PUPR Pamekasan Totok Hartono tidak banyak memberikan penjelasan terkait kekecewaan warga tersebut. Ditanyakan mengenai tindak lanjut laporan itu, dia hanya menjawab akan mengecek di aplikasi Pameksan Smart. ”Sebentar saya cek di e-lorong,” ujarnya.

Untuk diketahui, Pemkab Pamekasan meluncurkan aplikasi layanan berbasis online Sabtu (16/2). Aplikasi tersebut dinamakan Pamekasan Smart dan berisi 12 konten. Di antaranya, kesehatan, pendidikan, fasilitas umum, dan konten lainnya. Aplikasi tersebut dimaksudkan untuk mempercepat layanan informasi kepada masyarakat. (bil)

(mr/hud/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia