Jumat, 19 Apr 2019
radarmadura
icon featured
Bangkalan

Ibunda Meninggal, UAS Minta Ribuan Jamaah Tabligh Bacakan Al Fatihah

Bupati Bangkalan: Saya Turut Berduka Cita

18 Maret 2019, 17: 45: 18 WIB | editor : Haryanto

DIRINDUKAN UMAT: Jamaah tabligh akbar terlihat serius menyimak ceramah UAS.

DIRINDUKAN UMAT: Jamaah tabligh akbar terlihat serius menyimak ceramah UAS. (Julian Isna/RadarMadura.id)

BANGKALAN - Bupati RKH Abdul Latif Amin Imron mewakili masyarakat Kota Salak menyatakan turut berduka cita wafatnya ibunda Ustad Abdul Somad (UAS). Ungkapan simpati itu, disampaikan bupati di sela-sela Tabligh Akbar IKAMA, Senin siang (18/3).

Menurut Bupati RKH Abdul Latif Amin Imron, dirinya sedih dan turut berbelasungkawa atas meninggalnya ibunda UAS. "Mudah-mudahan ibunda Ustad Abdul Somad diampuni segala dosa dan diterima di sisi Allah SWT," ujarnya.

H Muhammad Rawi selaku ketua Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) mengungkapkan hal yang sama. "Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga amal ibadah ibunda (UAS, Red) diterima di sisi Allah SWT," katanya kepada RadarMadura.id.

Sesuai jadwal, UAS ke Bangkalan untuk memenuhi undangan IKAMA. Kedatangan alumni Universitas Al Azhar itu disambut ribuan jamaah tabligh akbar bertajuk "Doa untuk Bangsa". Tapi, UAS hanya satu jam memberi tausiyah di hadapan ribuan jemaahnya.

Singkatnya pertemuan UAS dengan ribuan jamaah, karena harus pulang ke Pekanbaru. "Pagi ini, saya sebetulnya dalam keadaan berduka. Mamak saya, ibu kandung saya, subuh tadi tutup usia. Saya mohon Al-Fatihah untuk beliau," ujarnya sebelum mengakhiri ceramah.

Seluruh jemaah kemudian berdoa bersama untuk almarhumah ibunda UAS. Sebagian jamaah terlihat menangis. Jamaah seakan ikut hanyut dalam kesedihan yang dialami UAS. Ucapan duka pun mengalir dari seluruh undangan dan jemaah yang hadir.

Perlu diketahui, ibunda UAS yaitu Hajjah Rohana dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Sansani Pekanbaru, Senin (18/3). Jenazah almarhumah dibawa ke kampung halamannya di Silau Laut, Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. (Julian Isna)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia