Sabtu, 23 Nov 2019
radarmadura
icon featured
Sumenep

Waspada! Penipu Ngaku Kru JPRM Sasar Pejabat Pemkab Sumenep Minta Uang

14 Maret 2019, 17: 25: 56 WIB | editor : Haryanto

FRESH: Kepala JPRM Biro Sampang Hendriyanto difoto dalam sebuah acara.

FRESH: Kepala JPRM Biro Sampang Hendriyanto difoto dalam sebuah acara. (JPRM for RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP-Sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Sumenep digegerkan ulah oknum yang mengaku kru Jawa Pos Radar Madura (JPRM). Penipu bernama Wahid itu, mencatut nama Kepala JPRM Biro Sampang Hendriyanto dan minta sejumlah uang. Aksi itu terjadi pada Rabu (13/3) sekitar pulul 17.00.

Permintaan uang itu, diungkapkan Wahid lewat Short Message Service (SMS). Dalam pesan pendek itu, Wahid minta sejumlah uang dan ditranfer ke nomor rekening BCA 09016123730 atas nama Hartini. Alasannya, Hendriyanto sedang menjalani operasi jantung di RS Dr Soetomo Surabaya.

Plt Kepala Dinas PU Bina Marga Sumenep Mohammad Jakfar mengaku menerima SMS dari 081230308624. Pengirim SMS minta Jakfar mengirim sejumlah uang. Karena janggal, Jakfar mengabaikan. Keesokan harinya, si penipu menelefon Jakfar tapi tetap tidak digubris.

BB: Isi pesan singkat penipu bernama Wahid yang mengaku kru JPRM dan minta uang.

BB: Isi pesan singkat penipu bernama Wahid yang mengaku kru JPRM dan minta uang. (Eri Susanto for RadarMadura.id)

Karena Jakfar tidak kunjung memberi uang, Wahid marah dan memaki-maki Plt Kepala Dinnas PU Bina Marga tersebut dengan kata-kata kotor. "Bukan cuma saya yang menerima sms semacam itu. Kepala Dinas Cipta Karya, PU Pengairan juga sama," ujar Jakfar.

Kepala JPRM Biro Sampang Hendriyanto menegaskan, 081230308624 bukan nomornya. Nomor rekening bank juga bukan milik istrinya. "Saya juga terkejut. Jika ada sms semacam itu mengatasnamakan kru JPRM, itu jelas penipuan. Kru JPRM dilarang meminta-minta," tegasnya.

Hendriyanto menambahkan, nomor ponsel dan nomor rekening bank yang dicantumkan Wahid. sudah dilacak. "Kami sudah melacak semuanya. Saya tegaskan kembali, jika ada yang mengaku kru JPRM dan minta uang, itu bukan kru JPRM," pungkasnya. (Ubay Shabaro)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia