Kamis, 21 Mar 2019
radarmadura
icon featured
Bangkalan

Jembatan Suramadu Ditutup 6 Jam, Polda Jatim Siapkan 4 Kapal Gratis

Amankan MRSF, Kerahkan Ratusan Polisi

14 Maret 2019, 11: 08: 40 WIB | editor : Haryanto

HUMBLE: Kasatlantas Polres Bangkalan-AKP Danu Anindhito Kuncoro Putro.

HUMBLE: Kasatlantas Polres Bangkalan-AKP Danu Anindhito Kuncoro Putro. (Julian Isna/RadarMadura.id)

BANGKALAN-Jelang pelaksanaan Millennial Road Safety Festival (MRSF) di Jembatan Suramadu 17 Maret nanti, Satlantas Polres Bangkalan terus mematangkan persiapan. Ratusan personel dikerahkan untuk mengamankkan even akbar tersebut.

Karena Suramadu ditutup sekitar enam jam mulai pukul 05:00 hingga 11:00, Satlantas Polres Bangkalan pun merencanakan melakukan rekayasa lalu lintas. Akses menuju ke Surabaya dialihkan ke Pelabuhan Kamal.

Penutupan sementara Suramadu juga telah diumumkan di berbagai media online maupun cetak. Selain itu, polisi juga telah menyebarkan pemberitahuan melalui baliho serta flyer atau selebaran ke seluruh titik.

(Satlantas Polres Bangkalan for RadarMadura.id)

"Kita sudah buat baliho dan sebar flyer setiap pagi ke seluruh wilayah di Kota Bangkalan. Bahkan, dibantu 17 polsek jajaran," ucap Kasatlantas AKP Danu Anindhito Kuncoro Putro mewakili Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa'ludin Tambunan.

Danu mengatakan, informasi penutupan sementara Suramadu perlu disebarluaskan agar masyarakat yang akan bepergian bisa mengantisipasi. Sehingga, pada hari H pelaksanaan tidak terjadi kemacetan.

"Kami prediksi, kemacetan pasti ada. Karena itu, kita turunkan ratusan personrl untuk membantu mengatur dan memperlancar arus lalu lintas," imbuh alumni Akpol Tahun 2008 itu.

Jika kemacetan tergolong parah, lanjut Danu, kendaraan akan ditampung di Tangkel hingga pos Sendang. Menunggu Suramadu dibuka kembali pukul 11.00. "Kita buat kantung-kantung (areal parkir sementara, Red)," jelasnya.

Dijelaskan, pengalihan arus melalui Pelabuhan Kamal menggunakan 4 armada dan gratis. Sebab, biaya ditanggung Polda Jawa Timur (Jatim). "Biaya penyeberangan dicover polda, masyarakat tidak perlu bayar," terangnya.

Danu berharap ada pihak yang membantu menyediakan toilet portable dan pos kesehatan. "Toilet portable itu sangat dibutuhkan. Apalagi, saat terjadi kemacetan," tandasnya. (Julian Isna)

(mr/*/yan/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia