Kamis, 27 Jun 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Warga Bangkalan Dibekuk Polisi di Rumahnya Gara-Gara Berbuat Ini

13 Maret 2019, 18: 30: 20 WIB | editor : Haryanto

MEMELAS: Deni Alam Maulana difoto polisi sebelum dibui.

MEMELAS: Deni Alam Maulana difoto polisi sebelum dibui. (Humas Polres Bangkalan for RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN-Karena diduga mencuri ponsel, Deni Alam Maulana diamankan polisi di rumahnya, Senin (11/3) sekitar pukul 17.00. Penangkapan itu, berdasar laporan pengunjung toko A17 di Jalan Jokotole, Kelurahan Kraton, Kecamatan Kota Bangkalan.

Aksi pencurian tersebut sebenarnya terjadi 21 Oktober 2018 lalu. Tapi, korban melapor ke polisi pada Desember 2018. Setelah melakukan penyelidikan, polisi bisa menangkap Deni. Kasus ini terungkap, karena ponsel curian yang dipakai kakaknya Deni berinisial AH terdeteksi polisi.

Ceritanya, Sulis Amalia memarkir sepeda motornya di depan toko A17. Apesnya, Sulis langsung masuk dan berbelanja ke toko. Dia lupa membawa ponselnya yang diletakkan di dashboard sepeda motornya.

Pada waktu bersamaan, Deni muncul. Melihat handphone di dashboard sepeda motor, timbul niat jahat Deni. Pria berusia 25 tahun tersebut langsung mengambil handphone Sulis. Warga Jalan KH Moh Kholil, Kelurahan Demangan itu langsung kabur.

Usai belanja, Sulis menyadari ponselnya raib. Kemudian Sulis meminta suaminya melobi pemilik toko untuk mengecek CCTV yang menyorot area parkiran. Hasilnya, terekam sosok pemuda pencuri handphone Sulis.

Lima bulan berlalu, anggota Satreskrim Polres Bangkalan mendapati seorang pemuda menggunakan handphone milik Sulis. Pemuda yang diketahui adalah kakak Deni tersebut mengaku bahwa handphone itu milik adiknya.

Tidak butuh waktu lama. Setelah melakukan penyelidikan, polisi langsung mengamankan Deni dan barang bukti (BB) berupa handphone ke Mapolres Bangkalan. Sebab, ciri-ciri pelaku sesuai dengan hasil rekaman CCTV.

Kasubbaghumas Polres Bangkalan AKP Moh Widji Santoso membenarkan pengungkapan kasus pencurian tersebut. "Iya betul, pelaku dan BB berhasil diamankan. Pelaku dijerat pasal 362 KUHP," jelasnya. (Julian Isna)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia