Kamis, 27 Jun 2019
radarmadura
icon featured
Sumenep

Pantai Badur Tak Dapat ABPD, Disparbud Sumenep Terganjal Status Lahan

13 Maret 2019, 14: 28: 34 WIB | editor : Haryanto

TAK TERSENTUH: Pantai Badur yang terletak di Desa Badur, Kecamatan Batu putih belum dibantu pemerintah.

TAK TERSENTUH: Pantai Badur yang terletak di Desa Badur, Kecamatan Batu putih belum dibantu pemerintah. (Ubay Shabaro/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP-Even Visit Sumenep 2019 baru saja dilaunching di Pantai Slopeng, Minggu (10/3). Namun dari sekian objek wisata di Kota Keris, masih ada yang tidak tersentuh oleh Anggaran Pendapatan dan Belanjan Daerah (APBD) tahun 2019. Salah satunya, Pantai Badur

Untuk menunjang even Visit Sumenep, pemkab harus mengembangkan berbagai objek wisata. Sehingga, keragaman objek wisata bertambah dan pelancong bebas memilih destinasi wisata saat berkunjung ke Sumenep.

Pantai Badur, salah satu pantai di Bumi Sumekar yang tidak tersentuh APBD. Disparbudpora Sumenep beralasan, pengelolaan terganjal status lahan. "Tahun ini, Pantai Badur belum dikelola pemkab karena lahannya milik warga," kata Kabid Pariwisata Disparbudpora Sumenep, Imam Buchori.

Imam Buchori menuturkan, ada kekhawatiran alih fungsi saat objek wisata diberi bantuan dana. "Misal kita beri bantuan gazebo, kemudian dialihfungsikan ke tempat yang bukan objek wisata, kan pemerintah yang rugi," imbuhnya.

Berdasar data Disparbudpora Sumenep, ada tiga objek wisata yang akan menerima bantuan. Rinciannya Pantai Slopeng, Lombang, dan Pulau Oksigen Gili Iyang. "Kita kembangkan yang lebih urgen saja dulu, untuk yang lain mungkin bisa menyusul di kemudian hari," pungkasnya. (Ubay Shabaro)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia