Sabtu, 23 Nov 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Tuntut Idris Dihukum Mati, Ribuan Massa IKABA Datangi PN Sampang

12 Maret 2019, 23: 18: 17 WIB | editor : Haryanto

HADIRI PERSIDANGAN: Ribuan massa dari IKABA berkumpul di depan kantor PN Sampang.

HADIRI PERSIDANGAN: Ribuan massa dari IKABA berkumpul di depan kantor PN Sampang. (Moh. Iqbal/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG-Ribuan massa dari Ikatan Alumni Bata-Bata (IKABA) kembali mendatangi kantor PN Sampang, Selasa (12/2). IKABA ingin hadir langsung dan mengawal kasus pembunuhan Subaidi, alumni Ponpes Mambaul Ulum Bata-Bata. Kebetulan, agenda sidang pembacaan tuntutan terhadap terdakwa Idris.

Salim Segav, juru bicara IKABA mengatakan, pihaknya akan terus mengawal jalannya persidangan kasus pembunuhan Subaidi tersebut. "Sejak awal, kami sudah berkomitmen akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas. Mulai di tingkat kepolisian, kejaksaan hingga pengadilan," katanya.

Menurut Salim Segav, IKABA sengaja membawa keranda mayat sebagai simbol mewakili aspirasi rekan-rekannya. IKABA minta Idris yang diduga kuat sebagai pelaku penembakan dan menewaskan salah satu alumni Bata-Bata divonis maksimal. "Kami menuntut Idris dihukum mati" paparnya.

SEMANGAT: Massa IKABA menyimak pesan moral yang disampaikan orator.

SEMANGAT: Massa IKABA menyimak pesan moral yang disampaikan orator. (Moh Iqbal/RadarMadura.id)

Pantauan RadarMadura.id, meski hujan, semangat ribuan massa IKABA tidak pudar. Apalagi, Dewan A'wan Ponpes Mambaul Ulum Bata-Bata RKH Tohir Zain hadir di tengah-tengah IKABA. Di bawah guyuran hujan, massa sabar menunggu sidang hingga selesai. Selama aksi berlangsung, massa dikawal polisi. (Moh. Iqbal)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia