Kamis, 21 Mar 2019
radarmadura
icon featured
Sumenep

Humas Pemprov Jatim: Angin Puyuh di Sumenep Sapu 56 Rumah di 4 Desa

11 Maret 2019, 09: 28: 38 WIB | editor : Haryanto

SIGAP: Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Jatim saat mendampingi Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

SIGAP: Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Jatim saat mendampingi Gubernur Khofifah Indar Parawansa. (Humas Pemprov Jatim for RadarMadura.id)

SUMENEP-Pemprov Jawa Timur (Jatim) resmi merilis jumlah rumah warga Kabupaten Sumenep yang diterjang angin puyuh, Minggu (10/3). Berdasar data yang diterima RadarMadura.id, 56 rumah disapu puting beliung (bukan 60 rumah di pemberitaan sebelumnya, Red).

Aries Agung Paewai, Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Jatim saat dikonfirmasi RadarMadura.id membenarkan hal tersebut. Menurut dia, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim telah melaporkan puting beliung tersebut.

"Laporan disampaikan langsung ke Ibu Gubernur dan ditembuskan ke bapak wakil gubernur dan bapak sekda," ujar mantan Kabag Protokol Pemprov Sulawesi Selatan itu.

Menurut Aries Agung Paewai, angin puyuh terdeteksi menerjang empat desa di dua kecamatan. Rinciannya Desa Talang dan Desa Kambingan Timur, Kecamatan Saronggi. Termasuk Desa Tarogan dan Desa Poreh, Kecamatan Lenteng.

"Tim TRC BPBD Sumenep sudah melakukan pembersihan puing-puing dan melakukan pendataan rumah rusak. Selain melibatkan personel TNI/Polri, ada juga dukungan personel dari tagana, pemdes dan masyarakat setempat," imbuhnya.

Kerusakan terparah terjadi di Kecamatan Lenteng. Sebab, ada 46 rumah warga Desa Tarogan yang rusak. Sementara di Kecamatan Saronggi, ada 10 rumah rusak. Rinciannya, empat rumah di Desa Talang dan enam rumah di Desa Kambingan Timur.

"Khusus di Desa Poreh, meski diserang angin puyuh, tapi tidak ada rumah yang rusak," terang Aries Agung Paewai yang notabene alumni STPDN angkatan 07 tersebut.

Dijelaskan, sampai saat ini para pihak terkait terus berkoordinasi dengan Pemprov Jatim. "Hasil koordinasi kami, sementara BPBD Sumenep masih mengatasi. Belum membutuhkan bantuan BPBD Jatim," tegas Aries Agung Paewai.

Perlu diketahui, 56 rumah penduduk di dua kecamatan rusak diterjang angin puyuh, Minggu (10/3) sekitar pukul 13.00. Awalnya, angin puyuh menerjang rumah warga Kecamatan Saronggi dan sejam kemudian warga Lenteng. (Ubay Shabaro)

(mr/*/yan/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia