Sabtu, 07 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Bangkalan

Beat vs Supra X, Satu Nyawa Melayang

Libatkan Tiga Motor, Empat Korban Terluka

10 Maret 2019, 14: 20: 41 WIB | editor : Abdul Basri

NAHAS: Polisi dibantu warga mengevakusi korban laka lantas di Jalan Soekarno-Hatta, Desa Bilaporah, Kecamatan Socah, kemarin.

NAHAS: Polisi dibantu warga mengevakusi korban laka lantas di Jalan Soekarno-Hatta, Desa Bilaporah, Kecamatan Socah, kemarin. (BAHRUL ULUM/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN – Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, Desa Bilaporah, Kecamatan Socah, kemarin (9/3). Kecelakaan tersebut melibatkan tiga motor dengan 5 korban. Satu di antara mereka meninggal di tempat kejadian perkara (TKP).

Agung Mahardika, 23, saksi mata di lokasi mengungkapkan, kejadian bermula saat motor Honda Beat dengan nomor polisi (nopol) M 3253 HC yang dikemudikan Buniri, 19, membonceng Moh. Rokib, 20, melaju dari arah selatan dengan kecepatan tinggi. Keduanya warga Kampung Sattowan, Kelurahan Pejagan, Kecamatan Kota Bangkalan.

Sementara dari arah berlawanan muncul pengendara Honda Supra X dengan nopol L 2039 RE yang dikemudikan Hasyim, 56, warga Desa Pendabah, Kecamatan Kamal. Sampai di tempat kejadian, kecelakaan pun tak terelakkan. Mereka terpental sekitar 3 meter dan menyebabkan Buniri meninggal di lokasi kejadian.

Sementara di belakang Hasyim terdapat pengendara motor Yamaha Vixion M 6364 HM yang dikemudikan Hasanuddin, 25, warga Desa Kramat, Kecamatan Kota Bangkalan. Dia berboncengan dengan Moh. Fatoni Akbar, 23, warga Desa Keleyan, Kecamatan Socah. Karena jarak yang terlalu dekat, mereka juga menjadi korban dalam peristiwa maut itu. ”Yang pakai Beat itu terlalu ke tengah sampai memakan jalur yang dari selatan,” terang Agung.

Kasatlantas Polres Bangkalan AKP Danu Anindito Putro mengatakan, anggota sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan membawa tiga motor yang terlibat laka untuk dijadikan barang bukti. Menurutnya, kecelakaan murni disebabkan kelalaian pengendara hingga mengakibatkan 1 orang meninggal dunia dan 4 korban lainnya luka-luka.

Danu mengimbau agar semua pengendara untuk lebih berhati-hati. Selain faktor alam, kecelakaan paling banyak terjadi disebabkan kelalaian pengendara. ”Semua pengendara saya minta untuk berhati-hati. Apalagi musim hujan, jalanan biasanya licin,” katanya.

Danu juga meminta pengendara untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Khususnya yang dapat menjaga keamanan bagi pengendara. ”Pakailah helm dan berhati-hati dalam berkendara,” pintanya. (jup)

(mr/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia