Sabtu, 19 Oct 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Dituding Lamban oleh Pelapor, Polres Sumenep Komitmen Usut Tuntas

Kasus yang Membelit Caleg DPRD Jatim dari PSI

25 Februari 2019, 09: 27: 39 WIB | editor : Haryanto

DATANGI POLRES: Khairur Rasyidi saat berada di ruang SPKT Polres Sumenep.

DATANGI POLRES: Khairur Rasyidi saat berada di ruang SPKT Polres Sumenep. (Ubay Shabaro/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP - Polres Sumenep menanggapi kekecewaan Khairur Rasyidi yang menilai penanganan kasusnya lamban. Mewakili Kapolres AKBP Muslimin, Kasubbaghumas AKP Mohamad Heri menegaskan institusinya akan profesional mengusut kasus tersebut.

Mohamad Heri ketika dikonfirmasi mengatakan, kasus tersebut masih diselidiki jajarannya. "Kami sudah melayangkan surat panggilan ke pelapor untuk dimintai keterangan tambahan. Sebab, kami kekurangan data," katanya.

Menurut Mohamad Heri, pelapor tak kunjung datang ke Polres Sumenep meski sudah dipanggil. Padahal, kehadirannya penting untuk memberi keterangan tambahan. "Kami akan mengusut tuntas kasus yang merugikan Khairur Rasyidi dan Khotibul Umam tersebut," tegasnya.

Sementara itu, Khairur Rasyidi saat dikonfirmasi RadarMadura.id mengaku sudah menerima surat panggilan dari polisi. "Ketidakhadiran saya ke Polres Sumenep karena banyak halangan. Insya Allah, Rabu (27/2) saya ke Polres Sumenep," janjinya.

Ketika RadarMadura.id menghubungi Syafrudin Budiman tidak berhasil. Seperti sebelum-sebelumnya, nomor telepon selulernya tidak aktif. Saat dikonfirmasi lagi tetap tidak aktif. Didatangi ke rumah kontrakannya, yang bersangkutan tidak ada di tempat.

Perlu diketahui, Khairur Rasyidi melaporkan Syafrudin Budiman ke Polres Sumenep pada akhir Desember 2018. Calon anggota DPRD Jawa Timur dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu dilaporkan atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan.

Ceritanya, Khairur Rasyidi bersama temannya yakni Khatibul Umam berkunjung ke rumah Syafrudin Budiman, Rabu (19/12/2018). Setiba di rumah terlapor, mereka pun berbincang. Lalu, terlapor meminjam sepeda Khatibul Umam dengan alasan membeli tiket ke minimarket.

"Ditunggu-tunggu, tak kunjung kembali. Saya kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib. Sebab, terlapor telah melakukan tindak kriminal dan menyebabkan kerugian bagi orang lain," sesal Khairur Rasyidi. (Ubay Shabaro)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia