Rabu, 22 May 2019
radarmadura
icon featured
Sumenep

Petugas Belum Bisa Tangkap Napi Kabur

Karutan Pastikan Matrawi Masih di Batuputih

24 Februari 2019, 21: 44: 59 WIB | editor : Abdul Basri

SEPI: Kendaran diparkir di areal Rutan Kelas II-B Sumenep kemarin.

SEPI: Kendaran diparkir di areal Rutan Kelas II-B Sumenep kemarin. (MUSTAJI/RadarMadura.id)

SUMENEP – Matrawi, narapidana (napi) yang kabur dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II-B Sumenep 4 Februari lalu hingga kini masih berkeliaran. Petugas sulit menangkap pria 38 tahun, asal Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, itu.

Kepala Rutan (Karutan) Kelas II-B Sumenep Beni Hidayat mengakui, pihaknya kesulitan menangkap Matrawi. ”Matrawi ini persembunyiannya berpindah-pindah. Operasi penangkapan yang kami lakukan sampai saat ini masih gagal,” ungkap dia kemarin (23/2).

”Saya rasa ada pihak yang memberi tahu aksi (upaya penangkapan) kami kepada Matrawi sehingga dia mudah meloloskan diri,” kata Beni.

Menurut dia, Matrawi mudah meloloskan diri karena memiliki banyak jalan tikus yang bisa digunakan. Sementara timnya sulit melakukan penangkapan karena akses di sekitar Kecamatan Batuputih rusak.

”Medannya juga sulit. Jadi, perlu tenaga ekstra dan perhitungan matang memang,” ujarnya.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa Matrawi telah melarikan diri ke luar pulau Madura. Tetapi, hal itu dibantah oleh Beni. Dia memastikan bahwa Matrawi masih bersembunyi di wilayah Kecamatan Batuputih.

”Posisinya masih berada di sekitar wilayah Batuputih. Hanya, orang ini selalu berpindah-pindah dan itu menyulitkan,” tandasnya.

Perlu diketahui, Matrawi melarikan diri bersama dua rekannya, Hasan Basri, 28, dan Remaja berisial RI, 16, pada 4 Februari lalu. Namun, dua rekannya itu berhasil ditangkap dan dikembalikan ke sel tahanan.

(mr/aji/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia