Jumat, 20 Sep 2019
radarmadura
icon-featured
Politik Pemerintahan

Ratusan Surat Suara Caleg Rusak

21 Februari 2019, 11: 04: 32 WIB | editor : Abdul Basri

ROBEK: Anggota tim sortir menunjukkan surat suara caleg DPRD Sumenep yang robek terbelah dua kemarin.

ROBEK: Anggota tim sortir menunjukkan surat suara caleg DPRD Sumenep yang robek terbelah dua kemarin. (IMAM S. ARIZAL/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP – Jumlah surat suara yang rusak di Sumenep cukup banyak. Khusus untuk calon anggota legislatif (caleg) Sumenep, surat suara yang rusak 500 lembar lebih. Jumlah tersebut masih bisa bertambah, mengingat data penghitungan terakhir belum direkap.

Ketua KPU Sumenep A. Warits mengatakan, surat suara yang rusak itu mencakup seluruh dapil. Kerusakannya beragam. Mulai sobek sebagian, sobek jadi dua, surat suara bolong, maupun surat suara terkena bercak noda.

”Hingga kemarin (Selasa, 19/2) surat suara yang rusak sekitar 500-an,” kata Warits kemarin (20/2). ”Tapi surat suara rusak yang hari ini belum masuk datanya,” tambah dia.

Surat suara itu akan dilaporkan ke KPU Provinsi Jawa Timur untuk dimintakan ganti. Rencananya pelaporan dilakukan setelah sortasi dan pelipatan surat suara untuk pemilihan anggota DPRD Sumenep tuntas. Pelaporan surat suara akan dilakukan secara bertahap. Yakni sesuai dengan surat suara yang sudah selesai disortir dan dilipat.

”Tidak menunggu yang lain. Kalau menunggu yang lain takut telat nanti,” ungkap pria asal Kecamatan Gapura itu.

Kemarin merupakan hari terakhir penyortiran surat suara caleg DPRD Sumenep. Penyortiran melibatkan ratusan orang dan memakan waktu enam hari. Surat suara itu dihitung sejak Jumat (15/2).

Jumlah penyortir dan pelipat surat suara setiap hari terus bertambah. Pada hari pertama KPU hanya melibatkan 102 orang. Kemudian, bertambah menjadi 138 orang pada hari kedua. Pada hari keenam kemarin, ada 160 orang yang dilibatkan.

”Kayaknya 160 personel itu sudah cukup. Kalaupun menambah, paling ada tambahan 20 orang lagi,” jelasnya. ”Mengingat kapasitas gudang yang sudah mulai sesak. Kalau sampai 200 orang, kasihan terlalu sesak,” pungkasnya.

(mr/mam/hud/bas/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia