Minggu, 25 Aug 2019
radarmadura
icon-featured
Politik Pemerintahan

Babat Habis APK di Zona Terlarang

21 Februari 2019, 11: 01: 50 WIB | editor : Abdul Basri

DITERTIBKAN: Personel Satpol PP Pamekasan melipat alat peraga kampanye yang diturunkan di Jalan Diponegoro kemarin.

DITERTIBKAN: Personel Satpol PP Pamekasan melipat alat peraga kampanye yang diturunkan di Jalan Diponegoro kemarin. (PRENGKI WIRANANDA/RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pamekasan kembali menertibkan alat peraga kampanye (APK) yang dipasang di zona terlarang. Sebanyak 25 APK diturunkan. Termasuk banner besar milik Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Pamekasan Sukma Umbara Tirta Firdaus mengatakan, penertiban APK dilakukan di 25 titik. Alat peraga yang berfungsi mempromosikan peserta pemilu itu dipasang di zona terlarang.

Bawaslu juga menertibkan APK yang dipasang di mobil angkutan umum. Sesuai aturan, pemasangan APK tersebut tidak dibenarkan. ”Ada tujuh APK di angkutan umum yang kami tertibkan,” kata Sukma kemarin (20/2).

Seluruh APK yang dipasang di zona terlarang diturunkan. Di antaranya milik calon anggota DPD, DPR, dan DPR RI. APK calon presiden dan wakil presiden serta partai politik turut diturunkan.

Satu banner besar milik PSI yang dipasang di Jalan Jokotole diturunkan. Banner tersebut tidak memuat gambar calon legislatif maupun presiden. Baliho menghadap utara itu hanya bergambar logo partai dan ketua umum PSI.

Pandangan Bawaslu, banner tersebut termasuk APK yang harus diturunkan karena dinilai mengampanyekan partai. ”Di situ ada upaya mempromosikan partai. Itu sudah masuk kampanye,” katanya.

APK yang diturunkan disimpan dengan baik di kantor Bawaslu Pamekasan. Pemilik bisa mengambil kembali dan bisa memasang lagi di tempat yang tidak masuk zona terlarang.

Zona terlarang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan dan disosialisasikan kepada parpol. Sukma berharap, seluruh peserta pemilu menaati aturan pemasangan APK.

Pengawasan dan penindakan terhadap pelanggaran pemilu akan terus dilakukan. APK yang dipasang di zona terlarang akan disisir. ”Penertiban hari ini serentak di seluruh kecamatan,” ungkapnya.

Ketua DPD PSI Pamekasan Akhmad Fuad membenarkan baliho milik partai yang digawangi Grace Natalie itu diturunkan oleh Bawaslu. Dia belum memberikan tanggapan mengenai penurunan itu. ”Saya barusan cek ke lapangan, tinggal bayangannya saja,” katanya.

(mr/pen/hud/bas/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia