Selasa, 23 Jul 2019
radarmadura
icon featured
Bangkalan

BDT Tak Pernah Diverifikasi, Dinsos Bangkalan Lakukan Validasi Ulang

20 Februari 2019, 22: 02: 10 WIB | editor : Abdul Basri

PRESENTASI: Pejabat dinsos saat memberi arahan ke peserta rapat.

PRESENTASI: Pejabat dinsos saat memberi arahan ke peserta rapat. (Badri Stiawan/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN - Karena data keluarga penerima manfaat (KPM) sudah lama tidak terverifikasi, Dinas Sosial (Dinsos) Bangkalan melakukan verifikasi dan validasi Basis Data Terpadu (BDT). Itu diawali, dengan rapat koordinasi bersama operator desa.

Kepala Dinsos Bangkalan Moh Taufan Zairiansyah mengatakan, pihaknya perlu memvalidasi ulang seluruh data KPM. Sebab, selama ini data penerima manfaat tidak pernah dirubah.

"Kementerian nanti akan memberi bantuan sesuai dengan data yang kita serahkan. Sementara selama ini, datanya tidak pernah diverifikasi ulang," jelasnya.

Dijelaskan, ada beberapa indikator penentu seseorang menjadi penerima bantuan sosial (Bansos). "Nanti ada 39 indikator. Akan ada kualifikasi tertentu. Itu yang akan kita verifikasi dan validasi lagi," tambahnya.

Sekadar diketahui, jumlah data KPM di Bangkalan sekitar 141.587. Data tersebut perlu diverifikasi dan divalidasi ulang. "Seharusnya setahun dua kali. Verifikasi data wajib dilakukan setiap enam bulan sekali," pungkasnya (Julian Isna)

(mr/yan/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia