Kamis, 21 Mar 2019
radarmadura
icon featured
Features

Galang Bantuan Korban Tsunami, Akbar Gowes Surabaya-Banten

Selama Perjalanan Dikawal Senopati dan ARCI

18 Februari 2019, 16: 17: 31 WIB | editor : Haryanto

SIMBOLIS: Wahyu Sulistianto Putro saat melepas Akbar Cuntong dan rombongannya.

SIMBOLIS: Wahyu Sulistianto Putro saat melepas Akbar Cuntong dan rombongannya. (Rizky Putri Pratimi for RadarMadura.id)

SURABAYA - Aksi penggalangan dana bagi masyarakat korban tsunami Tanjung Lesung terus berlanjut. Kali ini, dikemas dalam bentuk even gowes dengan rute Surabaya-Banten. Inisiatornya, Akbar Cuntong dan didukung tim aksi cepat tanggap (ACT) Jatim.

Saat gowes, Akbar Cuntong dikawal komunitas Sepeda Koeno Patriot Sedjati Soerabaia (Senopati) dan Aerox Riders Club Indonesia (ARCI). Rombongan biker ini, berangkat dari Masjid Al Akbar, Minggu (17/2). Mereka dilepas Branch Manager ACT Jatim, Wahyu Sulistianto Putro.

Akbar Cuntong selaku inisiator memiliki alasan kenapa mengemas kegiatan sosial dalam bentuk gowes. Salah satunya, agar kegiatan bersepeda tersebut bisa menginspirasi anak-anak muda agar melakukan aksi serupa.

KREATIF: Akbar Cuntong foto bareng sebelum berangkat ke Banten.

KREATIF: Akbar Cuntong foto bareng sebelum berangkat ke Banten. (Rizky Putri Pratimi for RadarMadura.id)

"Gowes rute Surabaya-Banten ini menempuh jarak kurang lebih 1.100 kilometer dengan perkiraan waktu tempuh 22 hari. Dalam sehari, target jarak yang harus ditempuh sekitar 100 kilometer," ujarnya.

Menurut Akbar Cuntong, pihaknya sudah mempersiapkan diri selama dua minggu sebelum bersepeda ke Banten. Mulai persiapan fisik sepeda, perlengkapan, pakaian ganti, dan persiapan dokumentasi. “Di sepanjang jalanan, kita akan buat video dokumenter,” imbuhnya.

Dijelaskan, selama perjalanan juga mengumpulkan donasi. Bisa berupa uang, sembako, pakaian atau benda lainnya. "Di setiap kantor cabang ACT di seluruh Pulau Jawa, kami akan check point sekaligus kopi darat sembari mengumpulkan donasi," papar Akbar Cuntong.

Wahyu Sulistianto Putro, Branch Manager ACT Jawa Timur mengakui jika Akbar Cuntong sangat aktif dalam kegiatan sosial. Bahkan, sering menjadi relawan. Sebelumnya, Akbar relawan gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah.

“Acara gowes ini timbul dari niat tulus Akbar. Sebab, dia merasa belum bisa memberi bantuan. Dengan menggandeng ACT Jatim, dia ingin membuat kegiatan yang bisa menggerakkan dan menginspirasi semua orang agar berbagi dan berempati,” ucapnya.

Perlu diketahui, tsunami memporak-porandakan kawasan Pantai Tanjung Lesung pada Sabtu (22/1/2018). Objek wisata yang masuk dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) tersebut terletak di Desa Tanjungjaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. (*)

(mr/*/yan/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia