alexametrics
Selasa, 02 Mar 2021
radarmadura
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Spesialis Laptop Kampus UTM Keok Didor Polisi

17 Februari 2019, 15: 23: 58 WIB | editor : Abdul Basri

MERINTIH: Pelaku pencurian laptop di kos-kosan sekitar UTM pincang usai ditembak polisi. 

MERINTIH: Pelaku pencurian laptop di kos-kosan sekitar UTM pincang usai ditembak polisi.  (Polsek Kamal for RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN - Salah satu spesialis pencuri laptop di kawasan Universitas Trunojoyo Madura (UTM) berhasil diringkus pada Jumat (15/2) kemarin. Pelaku terkunci di salah satu kos-kosan ketika sedang melakukan aksinya. 

Mulanya, Ismail, 22, diduga pelaku asal Dusun Sanggrah Agung, Des Sanggrah Agung,  Kecamatan Socah, pada Jumat sekitar pukul 11:30 masuk kedalam sebuah kos kosan di Perumahan Telang Indah Gang VI Kecamatan Kamal.

Kuat dugaan, Ismail bermaksud untuk mencuri di rumah kos tersebut. Untuk mengelabui warga kos lain, dia masuk dengan santai seolah menjadi warga kos tersebut. Ia pun mondar mandir melewati seluruh kamar kos.

Melihat Ismail, kemudian salah satu penghuni kos merasa curiga dan menegurnya. Namun Ismail mengaku sedang menunggu temannya di kos tersebut. 

Merasa curiga, kemudian penghuni kos melaporkan kejadian tersebut ke polsek setempat. Atas intruksi petugas, ia menggembok gerbang kos dan menggembok sepeda motor pelaku. 

Tak lama kemudian petugas datang. Ismail yang ketakutan melakukan perlawanan. Polisi pun bertindak dengan menghadiahi kaki kirinya dengan timah panas .

Ismail kemudian dibawa ke Polsek Kamal untuk pengembangan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, diketahui dia telah melakukan pencurian sebanyak 13 kali bersama rekan lainnya. 

"Kemarin kami keler, empat rekan pelaku semunya sudah kabur. Ada yang ke Jakarta dan lokasi lain. Semuanya kami kejar," ucap Kapolsek Kamal AKP Sudaryanto.

Dari tangan tersangka, petugas mendapatkan barang bukti dua buah obeng, motor pelaku dan uang tunai sebesar Rp 700 ribu. Menurut keterangan pelaku, seluruh barang hasil curian sudah dijual ke Surabaya. 

"Laptop dan handphone hasil curiannya sudah dijual ke Surabaya, namun kami masih kembangkan, diindikasi ada penadah dan pelaku lain," tambah Sudaryanto. (Julian Isna)

(mr/ayd/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news